Silahkan nanti panitia yang mengusulkan nama yang cocok. Misalnya, untuk Islamic Center apakah bisa diberikan nama pahlawan Islam seperti Pangeran Diponegoro,"
Penajam (ANTARA Kaltim) - Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar mengusulkan, agar nama Gedung Olah Raga (GOR) dan Stadion Penajam termasuk Islamic Center dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), menggunakan nama pahlawan nasional.

"Silahkan nanti panitia yang mengusulkan nama yang cocok. Misalnya, untuk Islamic Center apakah bisa diberikan nama pahlawan Islam seperti Pangeran Diponegoro," ungkap YUsran Aspar saat meninjau GOR Penajam, Kamis.

Pemberian nama pahlawan terhadap sejumlah fasilitas olah raga dan kesehatan di daerah itu menurut Yusran Aspar sebagai bentuk penghargaan karena mereka telah memperjuangkan kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia.

"Selain itu, juga untuk menghindari egoisme," katanya.

Dalam kunjungan ini, Yusran Aspar juga didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Andi Darul serta Kabid Bina Marga Supardi serta sejumlah staf  PU.  

Pemberian nama untuk fasilitas olah raga dan kesehatan itu lanjut Yusran Aspar akan dilakukan pada puncak hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Penajam Paser Utara ke-12 pada 11 Maret 2014.

Ia juga mengharapkan agar dalam acara HUT Kabupaten Penajam Paser Utara nanti, sudah ditetapkan nama jalan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Misalnya jalan dari pelabuhan feri sampai Petung. Jadi nanti orang menyebutnya bukan lagi jalan provinsi tapi ada nama jalannya,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kata Yusran Aspar masih akan melakukan kajian terkait pengelolaan GOR dan Stadion Penajam termasuk Islamic Center tersebut.

"Bila GOR dan Stadion Penajam ini dikelola Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) maka kemungkinan besar di bawah naungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Bisa juga nanti dibentuk badan pengelola, tapi fasilitas olahraga dan Islamic Center jelas berbeda pengelolanya karena berbeda fungsi," ujar Yusran Aspar.
.
Namun, Yusran Aspar berharap agar penanggung jawab fasilitas olahraga bisa segera dibentuk, agar mereka bisa bertanggungjawab dalam melakukan pemeliharaan dan meminta agar fasilitas di GOR Penajam juga segera dilengkapi.

"GOR ini bukan hanya digunakan untuk kegiatan olahraga, tapi juga untuk kegiatan masyarakat. Jadi lantai GOR nanti dipasang karpet yang cukup tebal agar tidak rusak," kata Yusran Aspar.   (*)


Pewarta: Bagus Purwa
Editor : Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026