Sangatta (ANTARA Kaltim) - Pengusaha ternak di Sangatta Kutai Timur mulai mendatangkan hewan kurban sapi dari Pulau Sulawesi untuk memenuhi kebutuhan daging sapi pada Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah.

"Kami sudah mulai mendatangkan 24 ekor sapi potong dari Sulawesi Selatan, karena permintaan sudah mulai berdatangan," kata Jumiatin, Senin.

Menurut Jumiatin, sejak dua hari lalu sapi pesanannya dari Sulawesi Selatan sebanyak 24 ekor dan 8 ekor sudah pesanan orang dengan harga rata-rata Rp11 juta per ekor nya.

Ia mengatakan jumlah sapi potong yang didatangkan itu jelas masih kurang, sebab, pengalaman setiap tahun menjelang hari raya haji, permintaan cukup tinggi,sehingga setiap waktu bisa kami datangkan lagi sesuai kebutuhan dan permintaan masyarakat.

Jumiantin yang juga ketua Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Sangatta, mengatakan, saat ini sapi yang siap potong 40-an ekor terdiri dari 24 ekor dari Sulawesi Selatan yang baru tiba dan sisanya merupakan hasil ternak sapi penggemukan yang lakukan bersama anggota kelompoknya.

Kalau nanti dekat idul adha permintaan meningkat, kami akan datangkan lagi, sebab kita ada mitra disana yang sudah siap mengirim sapi berapapun dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sapi .

Dijelaskan, sapi yang ada saat ini semua dijamin kesehatannya, karena selam berada dikandang pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan sekali sebulan. Sedangkan sapi yang datang dari luar juga dijamin, karena ada rekomendasi kesehatan daerah asal.

"Petugas Dinas Peternakan Kutai Timur juga sia kapan saja dipanggil untuk memberikan perawatan dan memberikan obat. Kami juga rutin memberikan obat tradisional untuk menjaga kesehatannya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya mengatakan, setiap Idul Adha permintaan warga atas sapi maupun kambing selalu tinggi, dan Pemprov Kaltim telah menyiapkan 13.583 ekor sapi dan 8.906 ekor kambing untuk menyambut Idul Adha 1434 Hijriah yang jatuh pada 15 Oktober 2013.

Selain memastikan kecukupun stok sapi, kambing, dan hasil ternak lain, lanjut Dadang, Disnak Pemprov Kaltim juga melakukan pemantauan agar sapi dan kambing yang diedarkan tidak cacat atau dalam kondisi tidak membawa penyakit.

Sedangkan dari jumlah stok kambing yang sebanyak 8.906 ekor di Kaltim, untuk stok di Kutai Timur terdapat 134 ekor kambing dari kebutuhan yang diperkirakan sebanyak 399 ekor.

Kebutuhan di Kutai Timur yang saat ini masih lebih tinggi ketimbang stok yang ada itu tidak perlu dikhawatirkan, pasalnya pengusaha ternak masih terus mendatangkan kambing dan sapi dari provinsi lain, baik dari Pulau Sulawesi maupun Jawa.  (*)


Pewarta: Adi Sagaria
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026