Apapun hasilnya patut disyukuri. Tadi, anak-anak sudah berusaha tampil bagus untuk mengejar ketertinggalan,"Tenggarong (ANTARA Kaltim) - Tim Mitra Kutai Kartanegara berhasil menundukkan tamunya, Persisam Samarinda skor 2-1 pada lanjutan Indonesia Super Liga (ISL) yang berlangsung di stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Jumat.
Pada derbi Mahakam tersebut, tim tuan rumah yang berjuluk Naga Mekes terlebih dahulu menjebol gawang kesebelasan Persisam melalui gol yang diciptakan Arif suyono di menit ke-14, kemudian Ahmad Amiruddin menit ke-53.
Sementara, gol balasan tim tamu diciptakan oleh Lancine Kone pada menit ke-84.
Meski menang, Mita Kukar tetap bertengger di posisi ke-5 klasmen sementara ISL dengan 35 poin, sama dengan raihan poin Arema.
Namun, Arema tetap berada di posisi empat karena unggul dalam selisih gol.
Sementara, Persisam tetap berada di papan tengah yakni posisi ke-7 dengan 25 poin.
Bermain dihadapan Mitra Mania yang memadati tribun barat Aji Imbut, Hamka hamzah cs tampak percaya diri, meski tim tamu juga memberikan perlawanan.
Peluang lebih dulu didapatkan Persisam melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti, namun tendangan Lancine Kone masih bisa ditepis penjaga gawang Mitra Kukar, Samsidar.
Di menit ke-14, Mitra Kukar mendapat peluang dan berhasil dijadikan gol melalui kaki Arif "Keceng" Suyono, setelah memanfaatkan umpan Zulham Zamrun yang menerobos sisi kanan pertahanan Persisam yang digalang Joel Tsimi.
Setelah gol itu permainan semakin menarik karena kedua tim silih berganti melakukan serangan, namun tak ada gol tambahan hingga turun minum.
Untuk mengejar ketertinggalan, di babak kedua Persisam memasukkan gelandang 'lincah' Bayu Gatra.
Namun, justru tim Naga Mekes berhasil menambah keunggulan 2-0 di menit ke-53 melalui striker anyar Ahmad Amiruddin setelah memaksimalkan tendangan sudut zulkifli sukur.
Tertinggal dua gol, Persisam tampil ngotot dan beberapa kali mendapatkan peluang.
Akhirnya pada menit ke-87, Lancine Kone berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.
Hingga peluti panjang berbunyi, tidak ada gol tercipta dan skor tetap bertahan untuk kemenangan Mitra Kukar 2-1.
Dalam pertandingan itu wasit Muslimin mengeluarkan lima kartu kuning yang semuanya untuk pemain tuan rumah, yakni Arif Suyono di menit ke-35, Ahmad Amiruddin (53`), Hamka (63`), Tigam (72`) dan Dedy Gusmawan (27`).
Walaupun kalah, pelatih Persisam, Sartono Anwar mengaku tetap bangga dengan anak asuhnya yang telah berupaya tampil maksimal.
"Apapun hasilnya patut disyukuri. Tadi, anak-anak sudah berusaha tampil bagus untuk mengejar ketertinggalan," ujarnya kepada wartawan, usai pertandingan.
Sementara pelatih Mitra Kukar, Stefan Hanson mengaku puas dengan penampilan tiga pemain anyar yakni Park co Young, Raphel Maitimo dan Amiruddin.
"Mereka menjalankan permainan tim secara kolektif, sesuai yang saya instruksikan," ungkapnya.
Ricuh
Sayangnya laga derbi Mahakam yang menarik sepanjang pertandingan ternoda oleh ulah supporter.
Sesaat setelah pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berakhir, sekelompok suporter berpakain 'orange' yang berada di tribun Timur Stadion Aji Imbut membakar (Red Flare) kemudian melemparkan ke lintasan atletik berwarna biru stadion serta sebagian terlihat menyalakan api di tempat duduk stadion.
Melihat hal tersebut pihak panitia dan keamanan langsung memungut sumber api tersebut dan menegaskan untuk tidak melakukan hal tersebut.
Namun massa malah melempar botol minuman plastik ke arah petugas.
Akibat sulit dikendalikan, pihak keamanan terpaksa menggunakan dua unit mobil 'water canon' untuk menyemprotkan air agar massa menghentikan aksinya. (*)
Pewarta: Hayru AbdiEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026