Samarinda (ANTARA Kaltim) - Pemain tim Persisam Putra Samarinda M Roby enggan memberikan tanggapan atas sanksi yang dikeluarkan PSSI terkait penolakannya bergabung dengan timnas.

"Saya tidak mau komentari soal sanKsi, ya biarlah mengalir begitu saja," kata M Roby seusai latihan tim Persisam Samarinda di Stadion Segiri Samarinda, Selasa.

Kapten tim "Pesut Mahakam" itu mengaku belum menerima surat resmi PSSI soal pemanggilan pemain dan dirinya tahu ikut dipangggil timnas justru dari rekan-rekan pemain.

"Sampai saat ini suratnya belum saya terima, begitu juga dengan manajemen yang saat ini mengontrak saya juga belum mendapatkan surat. Bagaimana saya bisa berkomentar," papar M Roby.

M Roby termasuk salah satu dari 32 pemain yang telah mendapatkan sanksi dari PSSI berupa denda Rp100 juta dan larangan bermain di kompetisi nasional selama enam bulan karena tidak memenuhi panggilan timnas PSSI.

Meski demikian, M Roby terlihat tidak mau ambil pusing dengan rumor yang berkembang, dan dia lebih serius menjalani persiapan tim Persisam menjelang laga menghadapi Pelita Bandung Raya, Jum`at depan.

Sementara itu manajer tim Persisam Putra Samarinda Agus Coeng Setiawan mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan PSSI itu sudah diluar nalar organisasi persepak bolaan Indonesia.

"Yang pertama setiap ada pemanggilan selalu tidak dilayangkan surat resminya, yang kedua katanya tim LSI tidak diakui tetapi kenapa para pemain di kenakan sanksi," tutur Agus Coeng.

Menurut Agus Coeng, kiblat dari klub Persisam Samarinda sejauh ini masih tetap mengacu pada KPSI yang menginginkan timnas ditangani pemerintah, dalam hal ini KONI Pusat.

"Petinggi klub sudah berbicara bahwa tim Persisam akan melepas pemainnya apabila penanganannya diambil alih oleh KONI Pusat, dan sejauh ini belum ada perubahan," tegas Agus Coeng.


Pewarta: Arumanto
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026