Pemerintah Kota Samarinda berterima kasih atas dukungan BKKBN pusat dan BKKBN Kaltim, dalam upaya menekan angka kelahiran di Samarinda. Bahkan saya pernah mendapatkan penghargaan dari BKKBN pusat karena Samarinda dinilai mampu menekan angka kelahiraSamarinda (ANTARA Kaltim)- Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur kembali menyerahkan bantuan alat Laparoscopy untuk persalinan kepada dua rumah sakit di Samarinda.
“Tahun ini yang mendapatkan bantuan alat Laparoscopy adalah rumah sakit umum daerah (RSUD) I.A Moeis milik Pemerintah kota Samarinda di Jalam AM Rifaddin dan Rumah Sakit Siaga di Jalan Ramania,†kata Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Jufri Yasin saat memberikan sambutan pada penyerahan bantan di Samarinda, Selasa.
Ia mengatakan, pada tahun 2012 lalu juga diserahkan alat Laparoscopy kepada tiga Rumah Sakit di kota Balikpapan yakni kepada Rumah Sakit TNI R Haryanto, Rumah Sakit Bersalin Kasih Bunda dan Rumah Sakit Bersalin Sayang Ibu. Pada 2011 lalu juga diserahkan dua pelaralan Laparoscopy kepada Rumah Sakit Bersalin Aisyiah Samarinda dan Rumah Sakit Islam Samarinda.
Tujuan diberikannya peralatan Laparoscopy dan peralatan monitor lainnya adalah untuk mendukung semua pelayanan Keluarga Berencana dan kesehatan reproduksi serta sekaligus tempat rujukan pelayanan KB.
Jufri Yasin menjelaskan selain pemberian peralatan Laparoscopy kepada rumah sakit , ada beberapa bantuan yang diberikan kepada pemerintah kota Samarinda melalui Badan KBKS Kota Samarinda.
Bantuan tersebut antara lain 10 unit kendaraan roda dua untuk operasional petugas lapangan (PLKB), personal computer, Publik Adress System, sarana kerja PLKB, gudang alat kontrasepsi (Alkon) dan Mupen KB..
“Bantuan peralatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun anggaran 2013, bukan hanya kota Samarinda , tetapi ada beberapa Kabupaten lainnya yang mendapatkan bantuan seperti Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Malinau dan Nunukan,†katanya.
Jufri Yasin berharap dengan diberikannya sejumlah bantuan berupa peralatan dapat menduklung program KB melalui peningkatan peran serta rumah sakit atau kontribusi signifikan terhadap uoaya peningkatan kesehatan ibu dan penurunan unmet need dalam pelayanan KB.
Sementara itu Walikota Samarinda, Syaharie Ja’ang berterima kasih dan memberikan apresiasi terhadap dukungan BKKBN pusat melalui BKKBN Provinsi Kaltim yang memberikan bantuan peralatan dan kendaraan operasional.
“Pemerintah Kota Samarinda berterima kasih atas dukungan BKKBN pusat dan BKKBN Kaltim, dalam upaya menekan angka kelahiran di Samarinda. Bahkan saya pernah mendapatkan penghargaan dari BKKBN pusat karena Samarinda dinilai mampu menekan angka kelahiran,†katanya.
Syaharie Ja’ang menambahkan bahwa angka kelahiran di Samarinda hanya 1, 7 persen dibawah angka rata-rata nasional pertahun, namun angka migrasi cukup tinggi mencapai 2,1 persen , sehingga angka pertumbuhan penduduk mencapai 3,8 persen . (*)
Pewarta: RahmadEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.