"Dari 8 cabang yang ditargetkan, 4 di antaranya di Kalimantan Timur," kata Regional Branch Manager Area Kalimantan PT MNC Sky Vision Tbk Markus Repi di Balikpapan, Kamis (22/11).
Perusahaan penyedia jasa televisi berbayar itu menargetkan memiliki 8 cabang di Pulau Kalimantan yang kini memiliki 5 provinsi itu.
Repi menambahkan cabang-cabang tersebut didukung oleh mitra kerja sama seperti toko modern, melayani telemarketing, juga melayani penjualan atau point of sales (POS) dan pojok atau corner pemasaran.
Repi juga menyebutkan peluang pasar di Kalimantan masih terbuka lebar mengingat belum banyak pemain di segmen televisi berbayar.
Potensi pelanggan yang ada di Kalimantan, sebutnya, mencapai 3 juta palanggan yang dihitung berdasarkan jumlah kepala keluarga yang ada di pulau tersebut. Sementara, potensi untuk Kaltim tercatat mencapai 800 ribu pelanggan yang masih belum sepenuhnya tergarap.
Total pelanggan televisi berbayar di Kalimantan dari dua produknya MNC Sky Vision yaitu Indovision dan Top TV mencapai sekitar 200.000 ribu pelanggan lebih.
Angka ini melonjak cukup signifikan mengingat pada periode tahun lalu yang hanya mencapai setengahnya.
Untuk wilayah Kaltim, jumlah pelanggan mencapai sekitar 100.000 pelanggan yang tersebar di beberapa daerah seperti Balikpapan, Samarinda, hingga ke Kutai Barat.
"Ini sejalan dengan capaian target yang kita tetapkan yakni sebesar 3.000 pelanggan baru per bulan untuk Kaltim," katanya.
Komposisi pelanggan, jelasnya, sebagian besar merupakan pelanggan produk Indovision yang lebih menyasar pada segmen menengah ke atas. Adapun pelanggan Top TV, sebutnya, hanya mencapai sekitar 40 persen dari total pelanggan yang ada. (*)
Pewarta: Novi AbdiEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.