Nunukan (ANTARA News Kaltim) - Pelaku pelempar bom molotov ke rumah dinas Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan Azwar SH hingga saat ini belum terlacak oleh aparat Polres Nunukan Kalimantan Timur.

Humas Polres Nunukan, Aiptu M Karyadi, di Nunukan, Selasa, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus bom molotov tersebut.

Namun hingga saat ini, ujarnya, aparat kepolisian belum menemukan titik terang pihak yang dicurigai sebagai pelakunya.

Belum ditemukannya pelaku pelempar bom molotov ini, kata dia, karena pihak kepolisian masih banyak tugas-tugas lain yang lebih penting untuk diselesaikan.

"Tapi kita tetap melakukan penyelidikan secara kontinyu," ujar Karyadi.

Saat ini, pihak Polres Nunukan baru sebatas memintai keterangan dari pihak saksi mata yang menyaksikan langsung proses pelemparan bom molotov itu.

Sedangkan mengenai pelakunya, katanya, hingga kini belum belum bisa dipastikan karena barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) sangat tidak mendukung untuk mempercepat penyelidikan.

Ia mengatakan, barang bukti yang ditemukan pada saat olah TKP, adalah bekas botol aqua yang sudah terbakar dan bau bahan bakar minyak (BBM) di sekitar jatuhnya bom molotov tersebut.

"Yang baru dimintai keterangan adalah orang yang melihat pertama kali terjadinya kasus ini," katanya.

Soal perkembangan hasil penyelidikan yang telah dilakukan Polres Nunukan sejak kejadian Rabu (27/6) lalu, dia menegaskan belum pernah memanggil saksi-saksi lainnya.

Kendala yang dialami pihak Polres Nunukan, adalah masih membutuhkan waktu yang panjang dengan mengumpulkan informasi dan bukti-bukti lain yang menjurus pada keterlibatan pihak tertentu itu.

Lambatnya menemukan pelaku pelempar bom molotov ini, Karyadi beralasan banyaknya tugas-tugas polri yang lain. Sementara semua penanganan kasus-kasus lainnya harus berjalan maksimal.

"Sampai sekarang belum ada pihak yang dicurigai sebagai pelaku," kata Karyadi.  (*)

Pewarta: M Rusman

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012