Samarinda (ANTARA News Kaltim) - Pemprov Kaltim berencana menyertakan modal dasar Rp50 miliar di PT Asuransi Bangun Askrida (ABA), sebuah badan usaha milik negara yang sejak 1994 hingga kini pendapatannya terus meningkat.

"Modal dasar sebesar Rp50 miliar itu akan diberikan secara bertahap setiap tahun, disesuaikan dengan kemampuan keuangan APBD Kaltim," ucap Asisten I Bidang Pemerintahan Setprov Kaltim, Aji Sayid Faturrahman di Samarinda, Sabtu.

Dari penanaman modal itu, kemudian Pemprov Kaltim akan mendapat hasil keuntungan (deviden) dari perusahaan yang bergerak di bidang asuransi itu sebesar 25 persen per tahun.

Pada 2011, Kaltim juga memberi tambahan penyertaan modal Rp7,15 miliar dari APBD Perubahan 2011 dengan penentuan, tentang penambahan penyertaan modal yang merupakan hasil keputusan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) PT ABA.

Selama ini, lanjutnya, kontribusi yang disetor PT ABA pada kas daerah dengan modal awal saham Pemprov Kaltim Rp120 juta sejak 1994, perolehan deviden berkisar 20 sampai dengan 25 persen per tahun.

Pada 1994 itu, modal awal yang diberikan sebesar Rp100 juta, kemudian ditambah Rp20 juta dari deviden tahun 1995 dan 1996, telah diperoleh deviden sebesar Rp249 juta yang disetorkan ke kas Kaltim pada 2008.

Dikatakan, PT ABA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Asuransi Jasa Umum, berkantor Pusat di Jakarta dengan anggota 27 Provinsi dan 29 Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau yayasan di seluruh Indonesia.

Keadaan ini memang secara langsung tidak mempengaruhi pengembangan ekonomi masyarakat Kaltim, tetapi secara umum dapat digambarkan kontribusi yang diberikan PT ABA dengan Modal awal sebesar Rp100 juta pada 1994, telah memberikan deviden sampai 2007 sebesar Rp249 juta.

Sedangkan pada 2008 sebesar Rp25, 5 juta, 2009 sebesar Rp26,6 juta, dan deviden pada 2010 sebesar Rp32,3 juta.

"Terkait dengan telah disetorkannya penambahan penyertaan modal sebesar Rp7,15 miliar melalui APBD Perubahan pada 2011, diharapkan dapat lebih meningkatkan deviden yang diterima Pemprov Kaltim pada 2012 dan seterusnya," kata Fatur berharap. (*)

Pewarta: M Ghofar

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012