Ujoh Bilang (Antaranews Kaltim) - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, pada 2019 mengalokasikan anggaran senilai Rp243,6 miliar untuk pembangunan fisik bidang pendidikan, pertanian, keagamaan, dan sejumlah bidang lainnya pada sejumlah kampung yang tersebar di Kecamatan Long Bagun.

"Jenis kegiatannya meliputi peningkatan jalan mulai dari Sungai Melaham hingga Sungai Pusuq senilai Rp4,7 miliar," ujar Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Mahulu Samson Batang di Ujoh Bilang, Sabtu.  

Ia meyakini bahwa dengan adanya peningkatan jalan tersebut tentu akan berpengaruh besar terhadap peningkatan kehidupan masyarakat sehari-hari, baik peningkatan dalam bentuk sosial, budaya, pendidikan, kesehatan, terlebih terkait perekonomian karena dengan kondisi jalan yang baik pasti akan mempermudah arus orang dan barang.

Sehari sebelumnya, saat menjadi narasumber dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Ujoh Bilang, ia mengatakan bahwa kegiatan lain di Kecamatan Long Bagun yang dikerjakan tahun ini adalah peningkatan jalan Simpang Telkomsel-Simpang TVRI senilai Rp2,25 miliar.

Kemudian pembukaan jalan Simpang BLK hingga Sungai Merah senilai Rp1,36 miliar,  peningkatan jalan poros Batu Dinding ke RS Pratama sebesar Rp9,76 miliar, pembangunan box culvert Sungai Sebenaq Rp2,4 miliar, peningkatan jalan dari Kampung Long Hurai menuju jalan poros sebesar Rp7,67 miliar.

Berikutnya adalah rehabilitasi pembangunan sarana pengolahan air minum (SPAM) di Ujoh Bilang berkapasitas 5 liter per detik senilai Rp6,8 miliar. Pekerjaan ini menjadi prioritas karena di ibukota kabupaten belum memiliki sarana dan prasarana air bersih.

Kemudian pembangunan jaringan sambungan rumah air bersih dari Ujoh Bilang ke Kampung Long Bagun senilai Rp403,1 juta, sehingga distribusi air dari sumber utama bisa dengan mudah dialirkan untuk masyarakat Long Bagun dan sekitarnya karena di lokasi tersebut juga belum terpenuhi layanan air bersih.

Kegiatan lainnya adalah pembangunan jaringan listrik di Kampung Mamahak Ilir sebesar Rp6,7 miliar, pengembangan jaringan distribusi listrik kawasan perkotaan sebesar Rp1,3 miliar, optimalisasi SPAM di Mamahak Ilir tercatat Rp368,6 juta, penambahan jaringan pipa distribusi sambungan rumah Ujoh Bilang-Long Bagun Rp3,38 miliar.

"Selanjutnya ada pembuatan kolam tanah ikan air tawar Rp430 juta, pembangunan kebun hijauan makanan ternak untuk dua kelompok tani dengan nilai Rp287,48 juta, pembukaan lahan pertanian senilai Rp1,8 miliar, dan pembangunan rumah dinas guru SMPN 5 Long Bagun beserta perabotnya senilai Rp188 juta," kata Samson.(*)
    

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2019