Balikpapan (Antaranews Kaltim)  Sebanyak 249 Jamaah Calon Haji (calhaj) Kabupaten Paser tiba di Embarkasi Batakan,Kota Balikpapan, Rabu (8/8) pagi, setelah melakukan perjalanan kurang lebih delapan jam dari Kabupaten  Paser.

Setibanya disana mereka langsung berkumpul di aula Embarkasi untuk menerima pengarahan dari petugas haji setempat.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kaltim Abdul Kholiq mengatakan setelah memasuki Embarkasi jemaah akan dikarantina  seperti menjalani pemeriksaan kesehatan dan pelatihan manasik haji.

"Jamaah yang sudah masuk di asrama haji akan dikarantina untuk  menjalani tes kesehatan dan kalau sempat mengikuti pelatihan manasik haji," katanya.

Dalam beberapa tahun ini pemerintah kata Kholiq melakukan pemeriksaan kesehatan jemaah calhaj di daerah masing-masing sehingga pada saat di Mekkah mereka sudah dalam keadaan terbebas dari penyakit berisiko.

Ia mengatakan pada tahun ini ada beberapa calhaj yang gagal berangkat ke Mekkah karena diketahui memiliki penyakit berisiko seperti penyakit paru-paru.

"Jika sampai tim kesehatan haji di Mekkah mengetahui ada salah satu calhaj yang memiliki penyakit paru-paru, maka satu kloter kemungkinan akan dikarantina dan gagal naik haji," ucapnya.

Sejauh laporan yang diterima kata Kholiq,  saat ini belum ditemukan  ada jamaah calhaj Paser yang menderita penyakit tersebut. Tetapi  ada beberapa calon haji dari Palu dan Berau gagal naik haji karena menderita penyakit paru-paru.

Kepala Kantor Kemenag Paser M.Mukhlis mengatakan kedatangan jamaah lebih awal di Embarkasi akan dimanfaatkan untuk istirahat sebelum bertolak ke Mekkah.

"Alhamdulilah jemaah sudah tiba dalam keadaan sehat. Kami sengaja datang ke sini lebih awal agar ada waktu untuk istirahat," katanya.

Diakuinya bahwa sebagian jamaah calhaj Paser tahun ini  memiliki risiko tinggi terhadap penyakit karena banyak memasuki usia lanjut.

"Sebagian jamaah kategori risti sehingga perlu perhatian ekstra. Semoga mereka bisa beristirahat sebelum berangkat besok (Kamis) pukul 10.20 wita mereka diberangkatkan ke tanah suci ," kata Mukhlish.

Sementara  Ketua Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Paser, Chaidir Rustani mengatakan telah menjalin komunikasi untuk memastikan kesehatan jemaah calhaj di daerah itu.

"Kita sudah buat grup Whatsapp untuk komunikasi dan mengontrol jamaah. Kami juga sudah menghimbau jamaah selalu pakai masker saat berada di Mekkah dan jangan berpencar-pencar saat melaksanakan ibadah,"tutur Chaidir.(*)



 

Pewarta: R.Wartono

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2018