Samarinda (Antaranews Kaltim) - Kesebelasan PSMS Medan membidik tambahan poin saat melawat ke markas Borneo FC pada pertandingan lanjutan Liga 1 musim 2018 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (1/6).

Pelatih PSMS Djajang Nurdjaman kepada wartawan di Samarinda, Kamis, mengatakan, timnya datang ke Samarinda dalam kondisi pincang, seiring absennya empat pemain inti yang tiga di antaranya adalah pemain asing, yakni Reinaldo Lobo, Dilshod dan Sadney Urikhob.

"Kami memang kehilangan empat pemain, tapi kami siap memberikan perlawanan untuk bisa mencuri poin di Samarinda," tegasnya.

Mantan pelatih Persib Bandung itu menambahkan, peluang timnya untuk mencuri poin cukup terbuka, mengingat pekan lalu anak asuhnya sanggup mengalahkan Arema FC.

Apalagi pada musim ini, Djajang melihat tim Borneo FC tidak seperkasa musim lalu, karena beberapa kali gagal meraih kemenangan di Stadion Segiri Samarinda, yang selama dikenal "angker" bagi tim lawan.

Kemenangan atas Arema FC diyakini mampu meningkatkan mental bertanding anak-anak PSMS saat meladeni Borneo FC.

"Tapi, kami tetap berupaya meraih poin di laga away, meskipun dengan segala kepincangan. Kami harus kerja keras, karena materi pemain Borneo FC sangat bagus," tambah Djajang.

Saat ini, PSMS Medan unggul dalam jumlah poin. Pasukan Ayam Kinantan berada di peringkat ke-8 klasemen dengan 15 poin, sementara Borneo FC berada di urutan ke-13 dengan koleksi 13 poin. (*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2018