Tana Paser (ANTARA Kaltim) - Pemerintah Kabupaten Paser, menerima bantuan ternak sapi sebanyak 2.650 ekor dari pemerintah pusat untuk kepada puluhan kelompok tani di daerah setempat.

"Bantuan ternak sapi yang bersumber dari APBN tersebut akan disalurkan kepada 53 kelompok tani," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Paser Boy Susanto di sela workshop Pengembangan Ternak Sapi Ruminasia, Integrasi ternak Sapi Brahman Cross-Perkebunan Sawit di Tanah Grogot, Kamis.

Workshop yang dibuka Wakil Bupati Paser Mardikansyah itu diikuti para peternak sapi se-Kabupaten Paser.

Menurut Boy Susanto, distribusi ternak sapi bantuan pemerintah kepada kelompok tani itu rencananya dimulai pertengahan September 2015.

"Para peternak yang akan menerima bantuan ternak sapi harus memiliki kebun sawit," kata Boy Susanto.

Untuk melakukan verifikasi terhadap peternak yang akan menerima bantuan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Paser akan bekerja sama dengan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur.

"Untuk verifikasi di lapangan, kami berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi Kaltim," ujarnya.

Ia menambahkan nilai bantuan 2.650 ekor sapi untuk peternak di Kabupaten Paser lebih kurang Rp60 miliar, dengan asumsi harga sapi Rp23 juta per ekor.

Kepada para peternak sapi yang akan menerima bantuan, Boy Susanto mengharapkan agar mereka dapat mengembangbiakan sapi jenis Brahman cross tersebut.

"Jangan menyia-nyiakan bantuan sapi jenis langka ini dengan menjualnya, apalagi memotongnya. Manfaatkan bantuan ini untuk dikembangbiakan, sehingga ke depan Kabupaten Paser bisa menjadi lumbung sapi Brahman Cross," tambahnya.

Boy Susanto menambahkan Kabupaten Paser memiliki lahan cukup luas yang sangat potensial untuk pengembangbiakan ternak sapi.    (*)

Pewarta: R. Wartono

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2015