Bontang (ANTARA Kaltim) - DPRD Bontang, akan mempertanyakan kejelasan pembangunan kilang minyak di kotanya ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Besok kami ke Jakarta untuk menanyakan langsung ke Kementerian ESDM terkait kejelasan pembangunan kilang di Bontang," ungkap anggota Komisi II DPRD Kota Bontang, Bakhtiar Wakkang, Selasa.

Langkah itu diambil kata Bakhtiar Wakkang menyusul belum adanya kejelasan pembangunan kilang minyak tersebut .

"Walaupun PT Badak telah menyiapkan lahan seluas 400 hektare, namun ada prosedur yang harus dipersiapkan dalam pembangunan kilang tersebut apalagi hingga saat ini, Pemkot Bontang belum melaporkan rencana pembangunan kilang itu ke DPRD. Itulah yang menjadi dasar kami ke Jakarta untuk menanyakan langsung ke Kementerian ESDM," kata Bakhtiar Wakkang.

DPRD Kota Bontang lanjut dia, mendukung adanya wacana pembangunan kilang minyak, bahkan Komisi II mengambil opsi jemput bola untuk mendapatkan kepastian.

"Kami sangat setuju sehingga tidak tanggung-tanggung Komisi II mengambil langkah jemput bola untuk langsung menanyakan ke Kementerian ESDM," katanya.

Semestinya kata dia, sejak awal Pemkot Bontang harus memperjelas wacana tersebut sebab jangan sampai hanya menimbulkan polemik di asyarakat.

"Itu salah satu misi kunjungan kami ke Kementerian ESDM," ujarnya.

Komisi II DPRD Kota Bontang kata Bakhtiar Wakkang, mengapresiasi langkah yang diambil Pemkot Bontang terkait rencana pembangunan kilang di daerah itu karena dapat memberikan nilai positif jika hal tersebut terwujud

"Selain menumbuhkembangkan laju perekonomian juga dapat membuka lapangan pekerjaan. Semoga ini langkah positif bagi Pemkot Bontang untuk memfasilitasi pembangunan kilang itu dan bukan langkah politik yang bertujuan mendongkrak popularitas seseorang atau kelompok," katanya.

"Kita akan lihat sepulang dari Kementerian ESDM, apakah pembangunan kilang itu jadi atau tidak. Komisi II akan memberikan informasi apapun dari hasil yang kami peroleh dari Kementerian," ungkap Bakhtiar Wakkang.   (*)

Pewarta: Irwan

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2015