Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bantu pembangunan masjid di SMK Negeri 2 Samarinda, sebagai fasilitas ibadah dua lantai siswa sekaligus warga sekitar sekolah.
 
“Kami dari Pemprov Kaltim akan bantu sebesar Rp1 miliar, berarti bangunannya bisa disesuaikan. Satu hal penting yang saya sampaikan, supaya ada rasa memiliki terhadap masjid. Semua guru dan murid mesti menyumbang berapapun nilainya,” ujar Wakil Gubernur Hadi Mulyadi saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan masjid di SMK Negeri 2 Samarinda, Selasa.

Ketersediaan masjid sebagai fasilitas ibadah, lanjut Hadi, menjadi pusat kegiatan keagamaan dan keilmuan di sekolah.
 
Hadi mengapresiasi inisiatif SMK Negeri 2 Samarinda yang juga telah menganggarkan dana secara mandiri pembangunan masjid yang memiliki peran penting sebagai wadah pembimbingan spiritual peserta didik.
 
“Yang penting seperti ini mulai dulu, berupaya secara mandiri menggalang dana. Mudah-mudahan bisa selesai sesuai dengan target dan bisa bermanfaat bagi sekolah dan warga sekitarnya,” katanya.

Baca juga: Polresta Samarinda revitalisasi Masjid tertua di Samarinda
 
Kepala SMK Negeri 2 Samarinda Fauzi mengatakan pembangunan masjid merupakan inisiatif warga sekolah, termasuk orang tua siswa, guru, dan pihak swasta. 
 
Dana yang terkumpul untuk pembangunan masjid, menurut Fauzi, mencapai Rp106 juta, termasuk sumbangan berupa material tanah uruk dan semen.
 
Sementara, dukungan dana sebesar Rp1 miliar dari Pemprov Kaltim diharapkan mewujudkan rencana awal pembangunan masjid yaitu dua lantai
 
Masjid di SMK Negeri 2 Samarinda akan berkapasitas 500 jemaah yang berarti dapat digunakan warga sekolah, siswa maupun guru, untuk beribadah dan kegiatan kerohanian.
 
SMK Negeri 2 Samarinda menargetkan pembangunan masjid selesai pada Desember 2023 untuk tahap awal.
 
"Terima kasih kepada Wagub Kaltim dan semua pihak yang telah membantu pembangunan masjid," kata Fauzi.

Baca juga: Shiratal Mustaqiem bukan tempat ibadah biasa di Samarinda

Pewarta: Ahmad Rifandi

Editor : Imam Santoso


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023