Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meyakini perempuan mampu mencegah tindakan terorisme karena memiliki naluri keibuan sehingga lebih luwes dalam menciptakan perdamaian.

"Melalui kegiatan pencegahan terorisme ini, saya yakin perempuan mampu memviralkan perdamaian dalam pencegahan radikalisme dan terorisme di dunia digital," ujar Sekretaris FKPT Provinsi Kaltim Hadassa dalam acara "Perempuan Teladan Optimistis dan Produktif (TOP) Viralkan Perdamaian" di Samarinda, Rabu.

Acara ini digelar dengan tujuan agar dapat memberi gambaran kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan mengenai terorisme di Indonesia yang meliputi ancaman, kerawanan, hingga pertumbuhannya sebagai bagian dari kewaspadaan bersama dalam upaya pencegahan terorisme.

Selain itu, untuk meningkatkan sinergi antara FKPT sebagai bagian terdepan di masyarakat dalam upaya pencegahan terorisme dengan tokoh perempuan, organisasi masyarakat, dan perkumpulan perempuan di lingkungan TNI maupun Polri.

Acara ini digelar untuk mendorong kaum perempuan lebih bijaksana dalam memahami kondisi terkini dan fakta di lingkungan sekitar karena dari pertemuan ini peserta bisa memahami ciri-ciri orang radikal dan teknik yang ditempuh teroris dalam merekrut calon anggota, katanya.

Untuk itu, paparnya, melalui kegiatan ini para perempuan dapat mengaplikasikan pemahamannya kepada keluarga dan lingkungan terdekat sebagai daya cegah dan tangkal terhadap penyebarluasan paham radikal dan terorisme, baik di dalam kehidupan nyata maupun media sosial.

"Tujuan lainnya untuk menggugah peserta agar memiliki kepercayaan diri, menjadi perempuan teladan, optimistis, dan produktif di dunia digital sebagai agen perdamaian," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti 100 perempuan di Samarinda dari unsur kecamatan, kelurahan, perkumpulan perempuan TNI-Polri, instansi yang menangani perempuan, siswi, organisasi perempuan lintas agama, dan sejumlah organisasi perempuan lain.

Narasumber acara ini, antara lain, Teuku Fauzansyah dari BNPT, Diena Haryana selaku Aktivis Anak dan Pendiri Sejiwa Foundation, dan Siti Aminah selaku Aktivis Muslimah Kaltim.
 

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2022