Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Paser, bakal meminta tambahan anggaran kepada pemerintah daerah setempat untuk membiayai keikutsertaan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2022 yang akan berlangsung di Berau. 

"Dengan anggaran sebesar Rp1,5 miliar yang telah dialokasikan pemerintah daerah, kami masih ragu untuk mengikuti Porprov," kata Ketua KONI Paser Toto Sumardiono, Kamis.

Dikatakannya, untuk perhelatan Porprov Kaltim, KONI Paser akan mengirim sebanyak 400 atlet dari  30 cabang olah raga yang akan di lombakan nantinya. 

"Kemungkinan dengan anggaran segitu, tentu tidak mencukupi apalagi jika ditambah official serta pelatih," kata Toto. 

Menurut dia, anggaran yang dialokasikan pemda Paser sebesar Rp1,5 miliar hanya cukup untuk pembelian kostum atlet, sementara ada kebutuhan lainnya seperti biaya transportasi dan akomodasi.

Pada awalnya, KONI Paser mengusulkan anggaran sebesar Rp19 miliar, namun yang diakomodir  sebesar Rp1,5 miliar.

"Anggaran yang diajukan sebesar Rp19 miliar itu sudah masuk semua kebutuhan termasuk bonus para atlet," ujarnya. 

Sebelum mengusulkan tambahan anggaran, KONI dan pengurus cabang olahraga menggelar rapat kerja yang membahas kepastian pemerintah daerah untuk mendanai  keikutsertaan Porprov Kaltim. 

Menurut Toto, pihaknya telah berkomunikasi dengan Bupati Paser dr Fahmi Fadli dan Ketua DPRD Hendra Wahyudi. 

'Pada  prinsipnya kedua pimpinan mendukung rencana KONI agar bisa berpartisipasi pada Porprov Kaltim 2022 di Berau nanti," katanya. 

Kepada Bupati Paser, Toto meminta tambahan Rp6 miliar di luar anggaran Rp1,5 miliar yang sudah diberikan. 

"Angka Rp6 miliar ini saya sampaikan ketika Bupati menanyakan besaran yang realistis untuk bisa ikut Porprov, " tuturnya. 

Untuk usulan  tambahan anggaran ini, KONI akan menindaklanjuti dengan mendatangi DPRD. 


 

Pewarta: R. Wartono

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2022