Samarinda (ANTARA Kaltim) - Striker Ferdinand Sinaga belum masuk skuat inti Persisam Putra Samarinda meski cedera yang dialaminya sudah dinyatakan pulih oleh tim medis klub tersebut.

Dalam empat kali pertandingan terakhir Persisam, Ferdinand belum masuk dalam daftar line-up pelatih Persisam Putra Samarinda Sartono Anwar, meskipun dia sudah menjalani latihan normal seperti rekan-rekannya di tim.

Sartono Anwar lebih memilih duet Bayu Gatra dan Osas Saha, yang semakin padu di barisan penyerang tim berjuluk "Pesut Mahakam" itu.

Apalagi, Osas Saha yang baru direkrut manajemen Persisam pada putaran kedua ini semakin menunjukkan ketajaman, dengan bukti dua kali menciptakan hattrick dalam tiga pertandingan terakhir Persisam.

Fisioterapis Persisam Putra Samarinda Friday Surya di Samarinda, Rabu, mengatakan, sudah hampir tiga pekan Ferdinand telah menjalani latihan normal bersama rekan-rekannya di tim Persisam Putra, karena Ferdinand mengaku tidak ada masalah dengan lututnya setelah menjalani operasi tiga bulan yang lalu.

"Dia (Ferdinand-red) sudah merasa tidak ada gangguan lagi di lututnya, dan memang dia sudah menjalani istirahat yang cukup panjang untuk pemulihan cederanya," jelas Friday, Rabu.

Menurut Friday, merujuk arahan medis yang menangani Ferdinand, setelah operasi Ferdinand harus menjalani pemulihan selama kurang lebih dua bulan untuk mengembalikan lagi kekuatan lututnya kirinya.

"Ferdinand istirahat hampir tiga bulan, dan absen lebih dari tujuh pertandingan. Artinya waktu pemulihan untuk cederanya memang sudah cukup," jelas Friday.

Sementara itu Ferdinand mengaku tidak kecewa dengan keputusan pelatih yang membangku cadangkan dia di beberapa pertandingan.

Justru dia menganggap hal itu sebagai kompetisi yang positif, supaya dia lebih giat lagi dalam berlatih, sehingga kembali bisa menempati skuad inti.

"Tentunya saya akan berusaha, karena saya datang di Samarinda ini ingin bermain bola di tim Persisam," jelasnya. (*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2013