Peningkatan kualitas pendidikan dalam menciptakan SDM terampil, profesional dan berkompetensi, menjadi salah satu komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dengan memberikan pendidikan yang layak bagi anak berprestasi di Kota Bontang, khususnya dari keluarga kurang mampu secara finansial.
 

Sesuai misi Perusahaan untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, pendidikan dinilai sebagai faktor utama pengembangan kapasitas masyarakat, yang diimplementasikan melalui program PKT Peduli Pendidikan (PKTPP) yang dicetuskan sejak 2008. Program beasiswa ini memberi keleluasaan bagi penerima untuk memilih jurusan dan perguruan tinggi yang diminati, dengan pembiayaan penuh mulai awal masuk hingga lulus. 

Tak tanggung-tanggung, hampir seluruh kebutuhan perkuliahan difasilitasi oleh PKT, mulai dari biaya tes sebelum masuk perguruan tinggi hingga tugas akhir, biaya akomodasi, buku dan sebagainya. Bahkan PKT juga memberi bantuan biaya penelitian bagi mahasiswa tingkat akhir, agar mereka dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

PKT telah bekerja sama dengan 15 universitas terkemuka di tanah air yakniUniversitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Insititut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Mulawarman (Unmul), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Indonesia (ISI), Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia. 

"Program PKTPP merupakan bentuk kepedulian PKT terhadap pendidikan di kota Bontang, guna mendorong terciptanya generasi penerus dengan daya saing tinggi dan berkompetensi di bidangnya," ujar Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi.

Sejak 2016, program beasiswa PKTPP dilakukan penyesuaian dan pengembangan dengan menyasar pendidikan anak, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA, dimana anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di sekitar Perusahaan, difasilitasi menempuh pendidikan di Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), yang merupakan sekolah swasta terbaik di Kaltim.

"Beasiswa bagi anak mulai tingkat SD sengaja disasar, agar ada kesinambungan proses pendidikan di setiap jenjang," tandas Rahmad. 

Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional (HAN) 2021, PKT menilai pendidikan bagi anak harus berkesinambungan, guna terwujudnya generasi penerus yang cerdas terliterasi, sekaligus kreatif dan informatif. 

Sesuai tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju", PKT terus meningkatkan kontribusi PKTPP untuk memberi ruang dan kesempatan bagi anak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak. 

Tahun ini beasiswa PKTPP dikucurkan bagi 36 anak di Kota Bontang, terdiri dari 10 siswa tingkat SD, 8 siswa tingkat SMP, 8 siswa tingkat SMA dan 10 penerima tingkat perguruan tinggi. Beasiswa PKTPP merupakan wujud dukungan PKT terhadap visi misi Pemkot Bontang yang Hebat dan Beradab, agar SDM lokal lebih berdaya saing, sehingga kesejahteraan dan pembangunan masyarakat mampu terwujud melalui dukungan pendidikan yang berkualitas.

"Meski dihadang pandemi, PKT berkomitmen untuk terus berperan dalam peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan, karena anak berhak untuk mendapat kesempatan belajar lebih tinggi, agar menjadi generasi penerus bangsa yang terampil dan berkompeten," lanjut Rahmad. 

Selama 13 tahun berjalan, PKT telah mengalokasikan sekira Rp23 Miliar untuk program beasiswa PKTPP. Sebanyak 188 mahasiswa di Bontang dan Kaltim telah menerima manfaat dengan jumlah mahasiswa aktif saat ini sebanyak 62 orang, dimana selebihnya telah lulus dan bekerja sesuai bidang masing-masing.

Begitu pula untuk tingkat SD hingga SMA, beasiswa PKTPP telah mengakomodir 126 anak dan 53 diantaranya sudah lulus serta melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. 

"Selain bentuk stewardship, beasiswa PKTPP merupakan upaya PKT menciptakan ikatan moril dengan masyarakat di sekitar operasional Perusahaan. Sebab pendidikan merupakan faktor utama penunjang kesejahteraan dan PKT mewujudkan itu dengan memberi pendidikan yang layak bagi anak," pungkas Rahmad. (*/nav)

Pewarta: Abdul Hakim Muhiddin

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2021