Pertamina Unit Kilang Balikpapan menyumbangkan 20 tabung oksigen kepada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Balikpapan.


“Tabung sudah berisi oksigen, siap digunakan,” kata Humas Pertamina Unit Kilang Ely Chandra Peranginangin, Selasa.  

Tabung-tabung itu diserahkan langsung oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan dan Pengendalian COVID-19 Pertamina Unit Kilang  Balikpapan Arjon Siagian kepada Satgas COVID-19 Balikpapan dan diterima Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Yogik Wahyudianto.

Menurut Chandra, bantuan tabung-tabung oksigen merupakan antisipasi atas meningkatnya kasus COVID-19 di Balikpapan. Sebelumnya Satgas COVID-19 Pertamina dan Satgas COVID-19 Balikpapan sudah saling berkomunikasi agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan.

“Semoga oksigen ini tidak perlu digunakan. Namun kalau tiba-tiba diperlukan, kita sudah siap,” kata Arjon.

Chandra juga mengajak masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Meningkatnya angka pasien yang terpapar COVID-19 di Balikpapan mengingatkan kita bahwa penerapan protokol kesehatan merupakan hal-hal yang tidak dapat ditawar. Menaati protokol kesehatan tidak hanya melindungi diri sendiri, namun juga menunjukkan kepedulian kepada sesama,” kata Chandra.

Sementara itu, antara 12-17 Juli 2021 atau pekan lalu, di Balikpapan tercatat 2.967 orang terpapar COVID-19. Selama pekan itu juga ada 133 orang meninggal dunia sebab COVID-19.

Balikpapan menjadi salah satu daerah dengan lonjakkan kasus COVID-19 dan kasus kematian tertinggi. Penularan terutama terjadi di keluarga dan lingkungan kerja di perusahaan. Yang tertular kini berada di semua golongan usia,  dari balita hingga lansia.

Keadaan sekarang berbanding terbalik dengan masa 2 bulan lalu. Pada perayaan Idul Fitri 1442 H lampau. Di Balikpapan ketika itu tercatat hanya 7 kasus positif baru. Ruang perawatan isolasi dari 11 rumah sakit di Balikpapan yang mencapai 600 tempat tidur, terisi hanya oleh 150 pasien. ***

Pewarta: Novi Abdi

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2021