Budidaya magot untuk pakan ternak

  • Senin, 22 Juni 2026 17:33

Budidaya magot untuk pakan ternak. Peternak memberikan makan ayam dengan magot di tempat budidaya Magot BSF Cak Gondrong, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (15/6/2026). Peternak memanfaatkan sampah organik dan limbah makanan kemasan kedaluarsa sebagai makanan utama magot dalam sebulan dapat menghasilkan sekitar 50 hingga 80 kilo magot dengan harga jual Rp 15-20 ribu per kilo yang digunakan sebagai pakan ternak dengan dinilai protein tinggi. ANTARA FOTO/Angga PalgunaANTARA FOTO/Angga Palguna (ANTARA FOTO/Angga Palguna)

Budidaya magot untuk pakan ternak. Peternak memberi makan magot dengan susu buubuk kedaluarsa di tempat budidaya Magot BSF Cak Gondrong, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (15/6/2026). Peternak memanfaatkan sampah organik dan limbah makanan kemasan kedaluarsa sebagai makanan utama magot dalam sebulan dapat menghasilkan sekitar 50 hingga 80 kilo magot dengan harga jual Rp 15-20 ribu per kilo yang digunakan sebagai pakan ternak dengan dinilai protein tinggi. ANTARA FOTO/Angga PalgunaANTARA FOTO/Angga Palguna (ANTARA FOTO/Angga Palguna)

Budidaya magot untuk pakan ternak. Peternak memberi makan magot dengan susu buubuk kedaluarsa di tempat budidaya Magot BSF Cak Gondrong, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (15/6/2026). Peternak memanfaatkan sampah organik dan limbah makanan kemasan kedaluarsa sebagai makanan utama magot dalam sebulan dapat menghasilkan sekitar 50 hingga 80 kilo magot dengan harga jual Rp 15-20 ribu per kilo yang digunakan sebagai pakan ternak dengan dinilai protein tinggi. ANTARA FOTO/Angga PalgunaANTARA FOTO/Angga Palguna (ANTARA FOTO/Angga Palguna)

Budidaya magot untuk pakan ternak. Peternak menunjukan lalat tentara hitam (hermetia Illucens) di tempat budidaya Magot BSF Cak Gondrong, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (15/6/2026). Peternak memanfaatkan sampah organik dan limbah makanan kemasan kedaluarsa sebagai makanan utama magot dalam sebulan dapat menghasilkan sekitar 50 hingga 80 kilo magot dengan harga jual Rp 15-20 ribu per kilo yang digunakan sebagai pakan ternak dengan dinilai protein tinggi. ANTARA FOTO/Angga PalgunaANTARA FOTO/Angga Palguna (ANTARA FOTO/Angga Palguna)

Budidaya magot untuk pakan ternak. Peternak menunjukan magot di tempat budidaya Magot BSF Cak Gondrong, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (15/6/2026). Peternak memanfaatkan sampah organik dan limbah makanan kemasan kedaluarsa sebagai makanan utama magot dalam sebulan dapat menghasilkan sekitar 50 hingga 80 kilo magot dengan harga jual Rp 15-20 ribu per kilo yang digunakan sebagai pakan ternak dengan dinilai protein tinggi. ANTARA FOTO/Angga PalgunaANTARA FOTO/Angga Palguna (ANTARA FOTO/Angga Palguna)

Berita Terkait