"Terutama di bidang ekologi, energi, dan alat-alat kesehatan," kata Duta Besar Swedia untuk Indonesia Mrs Ewa Polano di Balaikota Balikpapan, Rabu (19/9).
Duta Besar Polano juga mempresentasikan sejumlah perusahaan asal Swedia atau penyalur berbagai produk buatan Swedia. Sebagian sudah sejak lama ada di Balikpapan seperti Volvo, Eka Dharma, dan Sandvik yang melayani sejak era penebangan kayu hingga pertambangan sekarang.
"Kami menghasilkan produk-produk yang ramah lingkungan, selain juga produk yang tangguh dan tahan lama," kata Dubes Polano.
"Sepertinya memang cocok dengan kota kita Balikpapan yang mengusung konsep `green city`," sambut Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang menerima kunjungan Dubes Polano di ruang kerjanya.
Polano juga datang ke Balikpapan untuk meresmikan kantor baru PT Volvo Indonesia cabang Balikpapan di Jalan Mulawarman, Batakan, Balikpapan Timur.
Ia juga menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan dan Kadin Kalimantan Timur.
Menurut Dubes Polano, delegasi bisnis yang dipimpinnya ini adalah rangkaian kerja yang dibuat oleh Swedish Trade Council (STA, atau Kantor Dagang Swedia) dan Swedish Business Association in Indonesia (Asosiasi Bisnis Swedia di Indonesia).
Bisnis Swedia di Indonesia tumbuh hingga 35 persen di tahun 2011 lalu dan kunjungan ini untuk mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan tersebut.
Delegasi dagang Swedia beranggotakan sebelas perusahaan tersebut berkunjung ke Balikpapan dan Samarinda, dua kota utama Kalimantan Timur pada 19-20 September 2012.
Dubes Polano juga membagikan lembar yang berisi profil singkat kesebelas perusahaan tersebut.
Volvo adalah perusahaan pembuat berbagai jenis alat berat seperti ekskavator dan buldoser, Eka Dharma, Intraco Penta, adalah penyalur atau distributor alat-alat berat tersebut, Sandvik mengkhususkan diri dalam pembuatan dan pemasangan ban/sabuk baja di berbagai industri selain juga berbisnis di bidang petrokimia, pupuk, plastik, panel kayu, minyak dan gas, dan pengolahan makanan.
Dikenal luas juga SKF yang ahli soal bearing (bantalan peluru), pelumas dan sistem pelumasan, segel (seal), hingga transmisi.
Ada juga Hemocue yang menyalurkan peralatan kesehatan canggih seperti alat cuci darah (haemodialisis), Tetra Pak yang disebutkan sebagai yang terbaik di dunia dalam bidang pengolahan dan pengemasan makanan.
"Semoga kunjungan ini dapat meningkatkan kerjasama antara Swedia dan Kalimantan Timur menjadi lebih baik lagi," harap Dubes Polano. (*)
Pewarta: Novi Abdi: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.