Samarinda (ANTARA News Kaltim)- Jepang masih menjadi tujuan ekspor dengan nilai tertinggi bagi Provinsi Kaltim dalam periode Januari - Juni 2012 mencapai 5,128 miliar dolar AS atau sebesar 29,20 persen dari total nilai ekspor sebesar 17,563 miliar dolar AS.

Kepala Bidang Integrasi, Pengolahan, dan Diseminasi Statistik- Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Achmad Zaini di Samarinda, Selasa mengatakan, ekspor ke Jepang senilai 5,128 miliar dolar itu terbagi menjadi dua yakni ekspor migas 4,031 miliar dolar dan ekspor non migas senilai 1,097 dolar.

Berada di peringkat dua setelah Jepang adalah Korea Selatan dengan nilai 2,988 miliar dolar atau 17,01 persen, terdiri atas minyak dan gas (migas) sebesar 1,830 miliar dolar dan non migas sebesar 1,157 miliar dolar.

Urutan ke tiga yang adalah China senilai 2,647 miliar dolar atau sebesar 15,07 persen, terdiri atas ekspor migas 5,15 juta dolar dan ekspor non migas 2,642 dolar.

Kemudian ekspor dengan tujuan Taiwan senilai 1,944 miliar dolar atau 11,07 persen, terdiri atas ekspor migas sebesar 1,082 miliar dolar dan ekspor non migas 861,85 juta dolar.

Selanjutnya urutan ke lima adalah ekspor dengan tujuan India yang mencapai 1,627 miliar dolar atau 9,27 persen, seluruhnya berupa komoditas non migas. Sedangkan ke Malaysia senilai 838,94 juta dolar atau 4,78 persen terdiri atas ekspor migas senilai 376,41 juta dolar dan non migas senilai 462,53 juta dolar.

Selanjutnya ekspor ke Singapura senilai 449,08 juta dolar atau sebesar 2,56 persen, terdiri ekspor migas sebesar 417,87 juta dolar dan ekspor non migas senilai 31,21 juta dolar.

Sementara ekspor ke Thailand sebesar 397,07 juta dolar atau 2,26 persen, ekspor ke Australia 391,98 juta dolar atau 2,23 persen, dan ekspor ke Hong Kong berupa komoditas non migas senilai 377,47 juta dolar. 

Pewarta: M. Ghofar
: Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026