"Sebanyak 1.500 ekor sapi itu merupakan bantuan dari dua mata anggaran, yakni dari APBN 2012 sebanyak 300 ekor, dan dari APBD Kaltim 2012 sebanyak 1.200 ekor," ucap Kepala Dinas Peternakan Kalimantan Timur (Kaltim) H Ibrahim di Samarinda, Kamis.
Ibrahim yang didampingi Kepala Bidang Pembibitan dan Budidaya, I Gusti Made Jaya Adhi merinci, pengadaan sapi bagi kabupaten dan kota yang dananya dari APBD Kaltim itu, terdiri dari berbagai kegiatan untuk penguatan sekaligus memperbanyak populasi ternak.
Seperti untuk pengadaan bibit ternak sebanyak 600 ekor sapi bagi empat kabupaten, yakni kelompok ternak di Kabupaten Berau sebanyak 150 ekor, kelompok ternak di Bulungan 200 ekor, kelompok ternak di Tana Tidung 100 ekor, dan kelompok ternak di Malinau sebanyak 150 ekor.
Kegiatan lainnya adalah pemberdayaan peternak sapi yang akan disebar di empat daerah dengan total sebanyak 150 ekor, rinciannya adalah untuk Kutai Kartanegara (Kukar) sebanyak 85 ekor, Samarinda 30 ekor, Kutai Barat (Kubar) 30 ekor, dan untuk kelompok ternak di Penajam Paser Utara (PPU) sebanyak 15 ekor.
Kemudian kegiatan berupa penyiapan ternak bibit unggul dengan jumlah 200 ekor sapi Bali, rinciannya adalah peternak di Kukar, Samarinda, Bontang, dan Kabupaten Paser yang masing-masing mendapat bantuan 50 ekor sapi.
Berikutnya kegiatan berupa pengembangan sapi di Malinau sebanyak 50 ekor. Selain sapi, Malinau juga mendapat bantuan pengembangan babi sebanyak 175 ekor, yakni teridri dari pejantan 35 ekor dan betina produktif sebanyak 140 ekor.
Kemudian bantuan sapi bunting (hamil) minimal 5 bulan sebanyak 100 ekor untuk dua daerah, yakni untuk kelompok ternak di Paser sebanyak 50 ekor, dan untuk peternak di Samarinda sebanyak 50 ekor.
Selanjutnya kegiatan berupa perkongsian bijak cemerlang (PBC) kambing sebanyak 50 ekor untuk dua daerah, yakni kelompok ternak di Samarinda dan Balikpapan yang masing-masing mendapat bantuan 25 ekor.
Kegiatan berikutnya adalah integrasi sapi-sawit sebanyak 100 ekor yang berupa sapi jantan dan betina, yakni untuk kelompok ternak di PPU, Kukar, Kubar dan Kutai Timur (Kutim) yang masing-masing mendapat bantuan 25 ekor.
Sedangkan kegiatan dari APBN yang sebanyak 300 ekor, antara lain berupa penambahan sapi dan penyelematan sapi betina produktif atau yang sedang hamil bagi 14 kabupaten dan kota. (*)
Pewarta: M GhofarEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.