Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Sarana dan Prasarana GOR Segiri Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Samarinda, Muslimin, Kamis menyatakan upaya untuk mengoptimalisasikan itu terkait Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 14 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha.
Berdasarkan Perda itu maka sejak 1 Januari 2012 terjadi perbedaan tarif yang berkaitan dengan objek retribusi pemakaian kekayaan daerah yang dipungut retribusi atas pemakaian kekayaan milik Pemerintah.
"Sejak Januari, kami telah memberlakukan tarif baru bagi penggunaan atau penyewaan kawasan di GOR Segiri. Perbedaan tarif ini berlaku untuk pemakaian gedung olah raga, sewa lapangan parkir GOR Segiri dan Sirkuit Kalan," katanya.
Formulasi perubahan itu sesuai ketentuan jenis pemakaian seperti Gedung GOR Segiri yang sebelumnya jenis pemakaiannya hanya untuk kegiatan olahraga tetapi saat ini bisa juga digunakan untuk kegiatan umum dan promosi.
"Gedung GOR Segiri saat ini juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan, sosial dan resepsi," kata Muslimin.
Sewa lapangan parkir GOR Segiri juga akan dibedakan berdasarkan jenis kegiatan, katanya.
"Tentunya, tidak semua kegiatan yang menggunakan lapangan parkir akan dikenakan tarif yang sama tetapi berdasarkan jenis kegiatan serta waktu penggunaannya," ungkap Muslimin.
Kenaikan tarif juga lanjut dia akan dikenakan pada penyewaan ruko yang berada di sekeliling GOR lapangan Sepak bola.
"Tarif ruko di lapangan sepak bola GOR Segiri pada 2012 ini akan dinaikkan Rp5 hingga Rp10 juta. Kenaikan dilihat berdasarkan segi ekonomisnya. Perubahan tarif ini juga berlaku pada retribusi rekreasi olah raga, objek sarana dan prasarana olahraga milik seperti Gedung Bulu Tangkis KNPI, Lapangan Sepak Bola Karang Asam dan juga kolam renang," katanya.
"Kami berharap masyarakat khususnya pengguna kawasan GOR Segiri agar dapat memahami perubahan tarif tersebut sebab upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan PAD Kota Samarinda," kata Muslimin.
(*)
Pewarta: AmirullahEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.