Mudahan progam ini berlanjut setiap tahun dan bisa membantu seluruh kecamatan lainnya bukan disini saja,
Long Mesangat, Kutai Timur (ANTARA) - Bupati H. Ismunandar dan Wabub H. Kasimidi Bulang berserta rombongan berkunjung menuju Long Mesangat dalam rangka pelepasan Ogoh-ogoh Nyepi sekaligus Launching Program Keluarga Harapan (PKH), Program Keluarga Indonesia Sehat (KIS), Bansos Berasa Sejahtera (Rasta) untuk masyarakat Long Mesangat yang terdata sebagai penerima di Halaman Kantor Camat Long Mesangat, Rabu (6/3).


Berdasarkan laporan dinas sosial Kutai Timur, penerima PKH sejumlah 869 kartu, KIS 641 kartu dan Rasta 869 Kartu di Kecamatan Long Mesangat

Camat Long Mesangat Emmanuel Eng menerangkan launching dilaksanakan sekali saja dan progam ini adalah dari pemerintah pusat, disini melanjutkan serta mengawasi para penerima manfaat maupun pendamping agar betul-betul memanfaatkan anggaran yang telah dikeluarkan pemerintah.

"Dalam penyerahan tersebut melibatkan jajaran RT, RW dan kades agar pengajuan dan penyaluran paket bantuan tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu," katanya.

Dalam pengajuan itu yang tahu di lapangan RT, RW dan Kades kemudian diajukan ke Kemensos dan dalam kegiatan tersebut Jumiati dari Desa Tanah Abang Long Mesangat salah satu penerima bantuan berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat serta pemerintah Kutim.  

Dia menyatakan bersyukur dan berharap program ini selalu tepat sasaran, lumanyan manfaatnya buat orang-orang susah.

"Mudahan progam ini berlanjut setiap tahun dan bisa membantu seluruh kecamatan lainnya bukan disini saja," kata ibu menggunakan kerudung hitam.
Bupati H. Ismunandar Menyerahkan Bantuan kepada warga Long Mesangat (Antaranews.com/Wahyu/Humas Kutim)

Sementara itu, Bupati H. Ismunandar membuka sekaligus menyerahkan secara simbolis dalam progam itu.

Bupati mengatakan, program sangat dibutuhkan dan masyarakat wajib bersyukur pemerintah pusat memberikan perhatian melalui ini.

"Kami hanya menjalankan sesuai amanah Presiden Jokowi membangun dari pinggiran melalui Program Nawacita," tutur Ismu dalam sapaan akrabnya
.
Dalam launching itu, bupati juga membahas infrastruktur yang belum terpenuh dan semua itu bertahap. Jika perusahaan tidak terlibat dalam pembangunan tidak usah diperpanjang kontraknya.

Ismu juga mengundang dalam setiap coffe morning seluruh kades untuk terlibat mengajukan unek-unek tentang daerahnya. (hms7)

Pewarta: Wardi Kutim
Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026