Menjadi suporter itu menjadi bagian inisiatif para pelajar langsung. Karena diantara teman-teman mereka ada juga yang menjadi atlet Kutim dan mengikuti pertandingan di Porprov Kaltim,Sangatta (Antaranews Kaltim) - Bertindak sebagai tuan rumah Porprov VI/Kaltim 2018, Kutai Timur (Kutim) memanfaatkan para pelajar menjadi suporter mendukung penuh kontingen atlet Kutim saat bertanding.
Tak tanggung-tanggung, Pemkab Kutim melibatkan 2.000 pelajar SMA/sederajat.
Wakil Bupati Kutim yang juga menjabat sebagai Ketua Kontingen Kasmidi mengatakan, ini kesempatan emas saat atlet Kutim bertanding, para pelajar bisa terlibat langsung di lapangan untuk menjadi saksi perjuangan atlet sekaligus jadi penyemangat.
Bahkan untuk tim suporter tersebut pihaknya telah menunjuk beberapa koordinator dari masing-masing sekolah untuk mengkondisikan teman-teman pelajar ke venue mana yang membutuhkan suporter misalkan saja dicabor bergengsi sepakbola atau bola voli.
"Menjadi suporter itu menjadi bagian inisiatif para pelajar langsung. Karena diantara teman-teman mereka ada juga yang menjadi atlet Kutim dan mengikuti pertandingan di Porprov Kaltim," kata Kasmidi.
Tidak ada imbalan apa-apa, pemerintah hanya menyetujui dan memberikan rekomendasi ke sekolah masing-masing untuk mengizinkan, ada kebanggaan tersendiri saat mereka bisa menyaksikan temannya berlaga.
Inisiatif tersebut, kata Kasmidi, langsung mendapat lampu hijau dari Pemkab Kutim. Menurut mereka, sebagai pemuda di daerah harus bisa saling mendukung. Jadi langsung mendapat izin dari Dinas Pendidikan.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Sangatta Utara, I Ketut Puriata telah memberi izin pada siswa didiknya untuk mendukung penuh kegiatan Porprov Kaltim.
Dari SMAN 2 Sangatta Utara juga ada beberapa atlet yang ikut berlaga pada Porprov kali ini.
"Ada lebih 50 pelajar kami yang jadi atlet di Porprov Kaltim. Jelas mereka butuh suporter sehingga kami memberi izin langsung," pungkasnya.(hms13)
Pewarta: Wardi KutimEditor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.