Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kutai Timur Ajun Komisaris Polisi (AKP) Andika Dharma Sena dihubungi dari Samarinda, Jumat, mengatakan peristiwa perampokan di Kantor Cabang Pembantu BRI Kongbeng di Desa Wanasari (SP 1), Kecamatan Muara Wahau, terjadi pada Rabu (7/12) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.
"Sampai saat ini, kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus perampokan di BRI Muara Wahau tersebut," ujar Andika.
Dalam aksinya, perampok yang diperkirakan berjumlah dua sampai tiga orang itu sempat menyekap satpam BRI, kemudian menggondol uang tunai Rp811 juta dari brankas.
Menurut AKP Andika, pelaku yang menggunakan penutup kepala, awalnya berpura-pura mengetok pintu Kantor BRI dengan alasan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM)-nya tertelan mesin.
Saat pintu Kantor BRI dibuka, pelaku langsung menyekap satpam kemudian memasukkannya ke dalam ruang teller.
Kasus perampokan tersebut baru diketahui pada Rabu subuh sekitar pukul 05.00 Wita oleh petugas kebersihan bank.
"Kami masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi, termasuk petugas kebersihan yang pertama kali mengetahui peristiwa itu serta satpam yang sempat disekap," kata Andika.
Selain membawa kabur yang tunai Rp811 juta, kawanan perampok juga sempat merusak kamera pengawas (CCTV) milik BRI.
"Perampok merusak dan membawa master CCTV di Bank BRI Muara Wahau tersebut," kata Andika. (*)
Pewarta: AmirullahEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.