"Dari 10.950 sapi dari Australia yang seharusnya sampai di Kaltim akhir tahun kemarin, baru dapat didatangkan oleh importir sebanyak 2.078 ekor, jadi sisanya harus dilelang ulang agar tahun ini bisa sampai di Kaltim," kata Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya di Samarinda, Senin.
Didampingi Kabid Perbibitan dan Budidaya I Gusti Made Jaya Adhi, ia melanjutkan akhir Oktober 2015 Kaltim baru menerima 2.078 ekor sapi BC, sementara sisa sapi BC tidak dapat dikirimkan karena terkendala oleh waktu dan lamanya proses pengiriman yang memang harus lewat kapal.
Sisa lebih sapi yang tidak dapat dipenuhi oleh importir itu terpaksa dilelang ulang. Proses lelang sapi yang pengadaannya bersumber dari APBN, ditangani langsung oleh Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan, sehingga pihaknya tinggal menunggu hasil proses lelang.
Diperkirakan proses lelang pengadaan sapi BC akan tuntas pada April 2016 sehingga pada kisaran Juni 2016 merupakan proses pengiriman dan diterima Pemprov Kaltim di Pelabuhan Semayang Balikpapan.
"Ada perubahan spesifikasi sapi yang akan kami terima, yakni sapi yang diterima tidak dalam kondisi sudah dua kali bunting seperti pengiriman 2015 lalu, namun sapi tetap siap bunting begitu tiba di Kaltim," katanya.
Dalam distribusi 2.078 ekor sapi yang dilakukan pada November 2015, sudah diterima oleh puluhan kelompok ternak yang tersebar di Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kelompok ternak yang tersebar di dua kabupaten tersebut total mendapatkan bantuan sebanyak 3.480 ekor, sehingga masih kurang sebanyak 1.402 ekor.
Untuk menutupi kekurangannya, maka kelompok ternak di dua kabupaten itu harus menunggu pengiriman sapi tahun ini, beitu pula dengan kelompok ternak lain yang tersebar di 10 kabupaten/kota, harus sabar menunggu pengiriman.
Kedatangan sapi tahap kedua hingga tahap keempat, diperkirakan tiba mulai Juli 2016, sehingga mulai saat itu kelompok ternak yang namanya sudah terdata di Dinas Peternakan, baru bisa mendapat bantuan sapi.
Sapi dari Australia sebanyak itu merupakan pembelian yang dananya dari Pemerintah RI melalui APBN Perubahan 2015 dan dari Pemprov Kaltim melalui APBD 2015.
Rinciannya adalah bantuan dari ABPN untuk pembelian sebanyak 10.000 ekor sapi BC yang semuanya betina untuk program pembibitan, kemudian sebanyak 950 ekor dari APBD Kaltim, belum termasuk pengadaan yang dananya dari APBD Kaltim 2016. (*)
Pewarta: M GhofarEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026