Bontang (ANTARA Kaltim) – Sebanyak 25 anggota DPRD Kota Bontang, Kalimantan Timur, mengikuti kegiatan bimbingan teknis selama tiga hari untuk menambah pengetahuan dalam menyusun anggaran daerah agar terjadi kesepahaman dengan pemerintah.

Ketua DPRD Bontang Kaharuddin Jafar saat ditemui di sela Bimtek, Senin, menjelaskan kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kompetensi dan kemampuan anggota DPRD dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kedewanan.

"Tujuannya meningkatkan kompetisi anggota DPRD," katanya.

Menurut ia, pengembangan pengetahuan anggota DPRD penting dilakukan agar tidak berpotensi memunculkan temuan hukum di belakang hari dalam mengambil keputusan.

"Pemahaman dalam bimtek ini diperlukan dalam penganggaran, sehingga anggota DPRD dapat lebih memahami mekanisme pembahasan anggaran APBD, karena salah satu tupoksi DPRD adalah membahas anggaran," jelasnya.

Dalam bimtek ini, diharapkan materi yang disampaikan dapat dipahami semua anggota DPRD, sehingga dalam pembahasan APBD dapat berjalan sesuai regulasi.

Selain itu, tambah Kaharuddin, bimtek ini juga sangat penting dalam pemahaman dan tupoksi masing-masing angota, sehingga DPRD bersama Pemkot Bontang tidak terjadi salah persepsi.

"Semisal setelah disahkan melalui APBD, pemkot setempat tidak boleh menambah anggaran lagi karena itu berpotensi ada temuan hukum," katanya. (Adv/*)


Pewarta: Irwan
Editor : Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026