Jakarta (ANTARA) -
Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengemukakan perlunya mengatur konsumsi makanan untuk memenuhi kebutuhan serat tubuh ketika sedang menunaikan ibadah puasa.
Dia menyampaikan, kebutuhan serat harian orang dewasa yang sekitar 25 sampai 30 gram per hari sebaiknya diupayakan bisa dipenuhi dari makanan yang dikonsumsi pada saat sahur dan berbuka puasa.
"Tantangannya ada pada waktu makan yang hanya dua kali makan besar, sementara sumber serat banyak berasal dari sayur yang biasa dikonsumsi bersama makanan pokok dan lauk," kata Rita saat dihubungi ANTARA pada Rabu (18/2).
Dosen di Universitas Faletehan Serang itu mengingatkan pentingnya memasukkan makanan sumber serat seperti sayuran dan buah-buahan ke dalam menu makanan untuk berbuka puasa maupun sahur.
Baca juga: Tetap sehat saat puasa Ramadhan, berikut tips dari PKK Berau
Sayuran seperti labu siam, wortel, dan ketimun yang lebih mudah diolah dan diterima bisa dijadikan sebagai pilihan sumber serat saat berpuasa.
Di samping buah dan sayur, Rita mengatakan, sumber protein nabati seperti kacang-kacangan dan biji-bijian bisa dikonsumsi untuk menambah asupan serat.
Asupan serat yang rendah selama berpuasa berpeluang menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit.
"Perbanyak minum air putih dan cairan dari kuah sayur untuk membantu proses pencernaan sehingga tidak terjadi sembelit," kata Rita.
Baca juga: Pemerintah tetapkan Ramadhan 2026 dimulai Kamis, 19 Februari
Pewarta: Farika Nur KhotimahEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026