Samarinda (ANTARA Kaltim) – Musibah banjir masih menjadi perhatian para wakil rakyat di DPRD Kaltim. Ahmad Abdullah, politikus Fraksi PKS menyampaikan keprihatinan atas musibah global yang juga melanda Kalimantan Timur itu.

“Mengenai musibah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu dan telah merendam sejumlah wilayah di kelurahan Samarinda, saya bersama segenap simpatisan partai PKS mengajak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Samarinda sekali lagi untuk mengingatkan koordinasi dan sinkronisasi, sehingga program yang telah ditetapkan bersama dapat memberi manfaat maksimal untuk mengurangi banjir yang ada,” ucap Ahmad Abdullah.

Seperti diketahui, masalah koordinasi dan sinkronisasi program penanggulangan banjir di Samarinda ini masih belum baik, sehingga hasilnya juga tidak maksimal. Contohnya saja proyek penanggulangan banjir di Samarinda yang mendapat alokasi anggaran dari Pemprov Kaltim sebesar Rp 600 miliar dengan pola kontrak jamak tahun, tak berjalan bagus akibat terkendala soal pembebasan lahan.

Menurut Ahmad Abdullah, program ini harus terus dilanjutkan, dengan cara Pemprov Kaltim dan Pemprov Samarinda harus duduk satu meja merundingkan hal tersebut.

“Selain banjir, keluhan yang terjadi di Kalimantan Timur adalah mengenai kerusakan jalan. Dimana kerusakan parah yang terjadi sekitar delapan belas kilometer dari total panjang 26,5 kilometer jalan nasional yang menghubungkan Loa Janan – Tenggarong, Kutai Kartanegara.

 Dalam hal ini fraksi PKS memberikan apresiasi terhadap tanggapan cepat dari Pemkab Kutai Kartanegara yang langsung mengurus pelimpahan dari pemerintah pusat ke pemerintah kabupaten, sehingga kerusakan jalan yang sudah dikeluhkan masyarakat selama belasan tahun tersebut dapat diperbaiki menggunakan dana APBD Kutai Kartanegara,” tutur politikus PKS ini.

Di sisi lain, Ahmad Abdullah juga mendukung pembangunan bandara di ibukota Kalimantan Timur sebagai pengganti Bandara Temindung Samarinda yang sudah tak layak dan membahayakan keselamatan penerbangan itu harus dilanjutkan hingga tuntas, baik dari sisi darat maupun dari sisi udaranya. (Humas DPRD Kaltim/adv/aul/dhi/met)
 








Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026