Digelarnya pelantikan di Stadion Utama Palaran didasari pada kapasitas Gedung DPRD Kaltim di Karang Paci, Samarinda, yang diperkirakan tak kuasa menampung jumlah undangan saat pelantikan. Sebab prosesi pelantikan ini diprediksi akan disaksikan atau dihadiri lima ribu undangan.
5.000 undangan tersebut disebar untuk kerabat dan sahabat gubernur dan wakil gubernur terpilih, gubernur se-Indonesia, kepala daerah se-Kaltim dan Kaltara, anggota DPR dan DPRD se-Indonesia, camat se-Kaltim serta tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat.
“Kapasitas gedung DPRD Kaltim tak mencukupi untuk menampung 5.000 undangan. Sehingga Gedung Serbaguna inilah yang nanti akan menjadi tempat pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih.
Dipilihnya Stadion Palaran ini melalui persetujuan seluruh fraksi dari usulan pemerintah provinsi untuk digelarnya acara pelantikan disini,†ucap Sekretaris DPRD Kaltim, Fachruddin Djaprie, yang juga ketua Panitia Pelantikan Gubernur dan Wagub Kaltim periode 2013-2018 di sela-sela meninjau Gedung Serbaguna, di Kompleks Stadion Utama Palaran beberapa waktu lalu.
Menurut Djaprie, pelantikan Gubernur dan Wagub Kaltim terpilih ini merupakan yang pertama kali dihelat di luar gedung dewan. Dengan demikian, persiapan panitia mesti matang.
Sampai saat ini semua persiapan pergelaran akbar tersebut, dikebut oleh panitia. Mulai dari pemilihan susunan undangan, penentuan lokasi VIP dan VVIP hingga koordinasi semua elemen yang berkaitan seperti logistik, konsumsi, dan terutama keamanan.
“Mudah-mudahan acara berlangsung tertib dan lancar,†pungkasnya. (Humas DPRD Kaltim/adv/lin/dhi/met/k9)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.