Nunukan (ANTARA Kaltim) - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, AKBP Robert Silindur Pangaribuan SIk mengatakan, peralatan yang dimiliki anggota polisi air di wilayah kerjanya sangat terbatas sehingga berdampak pada keterbatasan pelaksanaan tugas dan kewenangannya.

"Kita tahu bersama, peralatan yang dimiliki anggota polisi air di Nunukan ini sangat terbatas sehingga tentunya sangat mengganggu kinerjanya," ujar dia di Nunukan, Sabtu.

Padahal, lanjut Robert, tugas polisi air di Kabupaten Nunukan yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia sangat dituntut berjalan maksimal tetapi hal itu sangat sulit dilakukannya.

Ia memahami bahwa perbatasan perairan Indonesia-Malaysia yang panjangnya mencapai ribuan kilometer membutuhkan peralatan seperti perahu karet yang mumpuni untuk melakukan penjagaan secara maksimal.

Robert mengatakan, terjadinya perampokan di laut Indonesia selama ini sebenarnya menjadi tugas polisi air untuk melakukan pengamanan tetapi hal itu sulit dilakukannya berhubung keterbatasan peralatan tersebut.

Oleh karena itu, dia menyatakan, polisi air hanya dapat melakukan patroli di perairan Kabupaten Nunukan sesuai dengan kemampuan peralatan yang dimiliki itu tanpa mengurangi tugas yang diembannya.

Menurut Kapolres Nunukan, kewenangan polisi air ini khusus menjaga keamanan di laut termasuk menjaga, mengawasi dan mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang di wilayah itu yang dibawa dari luar negeri (Malaysia maupun Filipina). (*)


Pewarta: M Rusman
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026