Kami belum bisa memastikan penyebabnya sebab tim masih menghimpun informasi di lokasi kebakaranSamarinda (ANTARA Kaltim) - Gedung Sekolah Dasar (SD) 021 di Samarinda, Kalimantan Timur, hangus terbakar, Jumat siang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran yang menghanguskan Gedung SD 021 yang terletak di Jalan Meranti, Kecamatan Sungai Kunjang tersebut diduga hubungan pendek arus listrik di ruang tata usaha (TU).
"Kami tidak tahu penyebabnya namun api diduga berasal dari ruang TU di lantai dua kemudian api dengan cepat merambah ke ruang kelas yang ada di lantai dua," ungkap salah seorang guru SD 021.
Selain menghanguskan enam ruang kelas dan satu ruang TU di lantai dua, api juga menghanguskan sejumlah ruang kelas di lantai satu SD 021, ruang kepala sekolah serta ruang perpustakaan.
"Kobaran api dengan cepat membakar ruang-ruang kelas yang ada di lantai dua. Sementara, ruang kelas di lantai satu hanya sebagian yang terbakar tetapi juga sudah sulit digunakan karena kondisinya rusak parah," kata guru tersebut.
Kapolresta Samarinda, Komisaris Besar Anthonius Wisnu Sutirta, mengatakan belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut.
"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan penyebabnya," kata Anthonius Wisnu Sutirta.
Sebelumnya, pada Jumat dinihari sekitar pukul 01.00 Wita hingga 03.00 Wita, kebakaran juga melanda kawasan Jalan Abul Hasan.
Kebakaran tersebut menghanguskan 85 rumah milik 105 Kepala Keluarga atau 362 jiwa di tiga RT di Kelurahan pasar Pagi Samarinda Kota.
"Kami mengimbau warga agar tetap waspada pada musibah kebakaran apalagi kondisi saat ini tengah musim kemarau sehingga sangat rentan terjadi kebakaran," kata Anthonius Wisnu Sutirta.
Berdasarkan data badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, kebakaran di Jalan Abul Hasan berlangsung di Gang 9 dan Gang 10.
Di RT 13, terdapat satu rumah milik satu Kepala Keluarga hangus terbakar, di RT 15 kebakaran menghanguskan 60 rumah menyebabkan 80 KK atau 265 jiwa kehilangan tempat tinggal sementara di RT 23 terdapat 23 bangunan milik 24 KK atau 96 jiwa hangus terbakar," kata Kepala BPBD Kaltim, Wahyu Widhi Heranata.
BPBD lanjut Wahyu Widhi Heranata juga belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut.
"Kami belum bisa memastikan penyebabnya sebab tim masih menghimpun informasi di lokasi kebakaran," ungkap Wahyu Widhi Heranata. (*)
Pewarta: AmirullahEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.