Balikpapan (ANTARA Kaltim) - Pemkot Balikpapan berharap pemakaian meter listrik untuk menghitung konsumsi listrik lampu jalanan bisa menghemat kas Pemkot hingga Rp9 miliar.

Selama ini biaya penerangan umum atau listrik bagi lampu-lampu jalanan dibayarkan dengan sistem borongan atau sistem paket kepada PLN.

Dengan sistem itu, Pemkot harus membayar hingga Rp12 miliar per tahun untuk ongkos listrik jalanan. Pada tahun 2013 ini bahkan mencapai Rp13,5 miliar.

"Makanya kami minta pemasangan meter bagi PJU itu harus jalan tahun ini. Untuk tahap awal 32 titik di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Achmad Jani," kata Ketua DPRD Balikpapan Andi Burhanuddin Solong, Jumat (20/9).

Selain pemasangan meter listrik, lampu jalanan juga akan diganti dengan lampu led yang hemat energi.

"Kalau itu semua sudah jalan, paling banyak kita bayar listrik Rp3 miliar," sebut Solong.

Balikpapan memiliki 9.800 titik lampu jalan. Setiap lampu mengonsumsi 250 watt listrik. Menurut Solong, dengan lampu led, listrik yang diperlukan hanya 50 watt untuk lampu yang terangnya sama. Untuk tahap pertama dipasang meter di 32 titik tiang atau untuk 74 lampu di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Jenderal Achmad Jani, termasuk juga Jalan Korpri.

"Dana bayar listrik yang jadi berlebih karen penghematan ini, juga daya listrik yang kini jadi kelebihan, kan bisa kita gunakan untuk kebutuhan lain pembangunan yang juga mendesak," lanjut politisi Partai Golkar itu.

Pola pembayaran listrik berdasarkan angka pemakaian yang ditunjukkan meter ini, jelas Solong, sesuai instruksi presiden agar instansi pemerintah menjadi pelopor menghemat energi.

Sebelumnya, Pemkot Balikpapan bersama PLN dan didukung DPRD pada 18 September 2013 sepakat untuk memasang meter bagi lampu jalanan untuk penerangan jalan umum.

Kesepakatan itu ditandatangani bersama oleh Kepala Bagian Umum Sekretaris Kota Ahmad Yani dan pihak PLN Balikpapan dilakukan Manager Area Balikpapan Priyo Wurianto.

Turut menyaksikan Ketua DPRD Balikpapan Andi Burhanuddin Solong dan Ketua Perkumpulan Perlindungan Instalasi Listrik Kaltim Djengkar Sutono. (*)


Pewarta: Novi Abdi
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026