Secepatnya, kami akan membentuk pengamanan khusus untuk mengawal ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tersebut,"
Samarinda (ANTARA Kaltim) - Polresta Samarinda segera menyiapkan pengawalan khusus kepada tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur 2013-2018.

"Secepatnya, kami akan membentuk pengamanan khusus untuk mengawal ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tersebut," kata Kepala Polresta Samarinda Komisaris Besar Arief Prapto yang ditemui usai rapat pleno terbuka penetapan, penentuan nomor urut dan pengumuman pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Sabtu malam.

Personel tersebut lanjut dia akan melakukan pengawalan secara melekat kepada setiap calon, selama tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur berjalan.

Setiap calon lanjut dia, minimal akan dikawal dua personel dari kepolisian.

"Kami belum bisa menyampaikan formasi pengawalannya, apakah dari personel Polresta Samarinda atau Brimob sebab masih menunggu arahan dari Polda Kaltim. Namun, pada pengawalan tersebut, masing-masing calon akan melekat dua personel, mulai setelah penetapan ini hingga seluruh proses pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur dinyatakan selesai," kata Arief Prapto.

Terkait pengamanan seluruh pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Polresta Samarinda lanjut dia akan mengerahkan dua pertiga dari 965 personel Polresta Samarinda.

"Kami akan mengerahkan dua pertiga kekuatan untuk pelaksanaan pengamanan pemilihan gubernur dan wakil gubernur tersebut dan masih akan diperkuat dari Polda Kaltim dan," katanya.

"Kami berharap, pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur ini berjalan tertib, aman dan lancar. Untuk itu, kami meminta peran dari seluruh elemen mamsyarakat, baik yang terlibat langsung seperti para tim sukses maupun masyarakat umum agar tetap menjaga Kota Samarinda dan Kaltim umumnya tetap kondusif sehingga pelaksanaan pesta demokrasi ini bisa berjalan baik, sesuai harapan kita semua," ungkap Arief Prapto.

Pada Sabtu malam, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menetapkan tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur 2013-2018.

Sebelum penetapan dilakukan oleh KPU, ketiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur tersebut melakukan pencabutan nomer urut pasangan calon.

Pasangan calon `incumbent` Awang Faroek Ishak-Mukmin Faisyal yang diusung 10 partai politik diantaranya, Partai Golkar, Demokrat, Hanura dan PKS mendapat nomer urut 1, sementara pasangan yang diusung PDIP dan PPP Farid Wadjdy-Sofyan Alex dengan nomer urut 2 dan pasangan calon perseorangan, Imdaad Hamid-Ipong Muchlissoni dengan nomer urut 3.

Dari pantauan, Rapat Pleno Pleno Terbuka Penetapan, Penentuan Nomer Urut dan Penguman Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang dihadiri para pendukung ketiga pasangann calon tersebut, dikawal ketat aparat kepolisian termausk Brimob Polda Kaltim.

Setiap kendaraan yang masuk ke areal Hotel Bumi Senyiur harus melalui pemeriksaan `metal detector`.

Begitu pula setiap tamu yang akan masuk ke ruang rapat pleno, harus melalui pemeriksaan oleh sejumlah personel kepolisian yang berjaga di pintu mausuk.    (*)

Pewarta: Amirullah
: Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026