"Dalam bulan suci Ramadan ini, mari pula kita kembangkan semangat saling menghargai dan toleransi. Kepada masyarakat Kaltim yang tidak berpuasa, mohon untuk menghargai dan menghormati mereka yang sedang melaksanakan ibadah puasa, dan setiap warung makan hendaknya bisa menyesuaikan," tutur Juru bicara fraksi PKS Ali Hamdi, dalam pemandangan umum fraksinya pada Rapat Paripurna DPRD Kaltim.
Hendaknya warung dan restoran yang tetap buka siang hari ditutup dengan tirai, sehingga tidak serta merta dapat dilihat langsung oleh mereka yang tengah beribadah puasa.
"Demikian pula tempat-tempat hiburan, seluruhnya wajib menaati keputusan bupati/wali kota setempat untuk menutup operasi usahanya selama bulan suci Ramadan, guna menunjang dan tidak mengganggu kenyamanan umat muslim yang menjalankan ibadah," ucap Ali.
Sementara itu Fraksi Golkar melalui juru bicaranya Encik Widyani mengatakan, pihaknya mengapresiasi kesuksesan Kabupaten Kutai Kartanegara di bawah kepemimpinan Rita Widyasari dan Kota Tarakan di bawah kepemimpinan walikota Udin Hianggio yang pada 8 dan 9 Juli 2013 kemarin telah memperoleh predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI atas laporan keuangan pelaksanaan APBD 2012.
Menurut Encik, keberhasilan tersebut patut diapresiasi sebagai wujud keseriusan jajaran pemerintah dalam melaksanakan tata kelola pemerintah daerah yang baik khususnya tata kelola keuangan daerahnya masing-masing.
"Prestasi yang baik ini tentunya perlu dipertahankan pada tahun-tahun kedepan dan tentunya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah kebupaten/kota lainnya bahkan bagi pemerintah provinsi untuk terus meningkatkan prestasi menuju opini wajar tanpa pengecualian," ujarnya. (Humas DPRD Kaltim/adv/bar/dhi/met)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.