Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Samarinda, Komisaris Harun Purwoko, Selasa menyatakan, satu jenazah yang diduga korban KM Karya Indah, ditemukan Selasa dinihari sekitar pukul 02. 10 Wita di Dermaga Pasar Pagi atau sekitar enam kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal yang mengangkut karyawan borongan PT Kalamur, sebuah perusahaan pengolahan kayu tersebut.
"Selasa dinihari, satu jenazah yang diduga kuat salah satu korban KM Karya Indah ditemukan di Dermaga Pasar pagi. Dengan ditemukannya satu jenazah tersebut maka jumlah korban tewas akibat tenggelamnya KM Karya Indah menjadi 20 orang," ungkap Harun Purwoko.
Jenazah dengan jenis kelamin perempuan itu mengenakan baju kemeja lengan panjang bergaris warna dasar kuning dan menggunakan celana jeans itu kata Harun Purowo diduga mayat dari salah satu korban tenggelamnya KM Karya Indah bernama Nurhayati.
"Diduga kuat, mayat tersebut adalah salah satu penumpang KM Karya Indah bernama Nurhayati. Namun untuk kepastiannya masih dilakukan proses identifikasi oleh tm DVI (disaster victim identification)," kata Harun Purwqoko.
Hingga hari ketujuh pasca tenggelamnya KM Karya Indah itu lanjut Harun Purwoko, masih tiga orang penumpang yang dinyatakan hilang.
"Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan untuk mencari tiga korban yang masih dinyatakan hilang, satu berjenis kelamin laki-laki dan dua perempuan," kata Harun Purwoko.
Berdasarkan keterangan saksi yang telah dimintai keterangan kata dia, jumlah penumpang KM Karya Indah diperkirakan 68 orang yang terdiri, 62 penumpang sebagai karyawan sub kontraktor dan enam orang adalah karyawan PT Kalamur.
"Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang telah kami mintai keterangan termasuk dari sub kontraktor PT Kalamur disebutkan bahwa jumlah penumpang KM Karya Indah diperkirakan mencapai 68 orang. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya 20 penumpang yang tewas, tiga masih dalam pencarian serta 40 penumpang dinyatakan selamat," ungkap Harun Purwoko.
KM Karya Indah yang mengangkut 68 penumpang, tenggelam di Sungai Mahakam atau sekitar 50 meter dari Dermaga Loa Janan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan, Samarinda pada Rabu (17/4) sekitar pukul 18.15 Wita.
Akibat peristiwa itu, 20 orang ditemukan tewas, tiga penumpang masih dalam pencarian sementara 40 orang dinyatakan selamat. (*)
Pewarta: AmirullahEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.