Ketua panitia sekaligus Kepala Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubbudpar) PPU, Alimuddin, Senin menjelaskan, rakornis untuk mencari solusi tentang masalah-masalah perhubungan.
Regulasi tersebut, nantinya untuk menyelesaikan sejumlah masalah yang dihadapi kabupaten dan kota di Kaltim.
Seperti yang akan diajukan, lanjut Alimuddin, adalah masalah trayek angkutan umum antarprovinsi Penajam (Kaltim)-Tanjung (Kalimantan Selatan).
Trayek ini dinilai masih bermasalah sehingga diharapkan pemerintah Kaltim dan Kalsel bisa mengambil keputusan bersama. Sehingga pada akhirnya nanti angkutan umum yang melayani Kaltim-Kalsel sudah sah sesuai dengan aturan dan dianggap legal.
"Selama ini kan masih sering muncul permasalahan trayek ini. Makanya kami ingin ada keputusan agar trayek mereka legal dan sah, sehingga tidak lagi menimbulkan masalah," ujarnya.
Selain itu, kata Alimuddin mengatakan, dalam rakornis juga akan diajukan, agar jaminan atau aturan mengenai travel khususnya di PPU bisa segera diterbitkan. Sehingga mereka memiliki jaminan setiap perusahaan travel.
"Diharapkan nantinya, usaha travel ini bisa berkembang pesat dengan diberikan jaminan regulasi," katanya.
Bukan hanya itu, Alimuddin menyatakan, hal yang paling penting dibahas mengenai izin pelabuhan yang berkaitan dengan perhubungan laut. Pelabuhan khusus yang dibangun perusahaan tambang batu bara, bisa disatukan dengan izin darat.
"Kalau hanya izin darat atau izin usaha pertambangan (IUP) tanpa disertai dengan izin pelabuhan juga tidak menguntungkan bagi perusahaan batu bara. Makanya diharapkan izin itu sudah disatukan antara IUP dengan izin pelabuhan. Ini juga untuk memudahkan investor," katanya.
Setelah rakornis, kata Alimuddin, ratusan peserta akan menindaklanjuti dengan berangkat ke Semarang, Jawa Tengah guna melakukan studi lapangan. Diharapkan studi lapangan mendapatkan hasil yang bisa diterapkan di daerah masing-masing.
"Hasilnya nanti akan diajukan kepada pemerintah pusat agar bisa diberikan keputusan yang tidak merugikan daerah," katanya.
Selain dihadiri pejabat Dishub kabupaten dan kota di Kaltim, ratusan pengusaha transportasi juga menghadiri acara rakornis tersebut. Peserta tercatat 120 dari Dishub kabupaten dan kota se-Kaltim serta 150 pengusaha transportasi. (*)
Pewarta: Bagus Purwa: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.