Sebelumnya Awang telah diusung oleh Golkar Kaltim sebagai cagub berpasangan dengan Mukmin Faisal.
Awang Faroek menyerahkan formulir pendaftaran penjaringan cagub di kantor DPW PAN Jalan Awang Long Samarinda, Senin.
"Saya punya sejarah yang cukup panjang dengan PAN, bukannya hanya pada Pilgub 2008 kemarin, sebelumnya ketika saya menjabat Bupati Kutim juga bekerja sama dengan PAN, maka dari itu pada pilgub mendatang saya juga tetap akan bergandengan dengan PAN," kata Awang Faroek.
Menurut Awang, pendaftaran dirinya sebagai cagub dari PAN, telah mendapatkan restu dari DPP Golkar Kaltim, yang sudah mengusungnya sebagai calon gubernur pada Pemilu 2014.
"Saat ini saya memang sudah terikat kontrak politik dengan Partai Golkar, sehingga ketika saya melamar calon gubernur melalui partai lain, secara otomatis saya harus berkoordinasi dengan Golkar dan itu sudah beres," kata Awang.
Awang mengaku siap memenuhi prosedur administratif PAN dalam penjaringan figur cagub mendatang, termasuk menghormati segala keputusan apapun yang menjadi kebijakan dan pertimbangan DPW PAN dalam menentukan calon gubernur.
"Keputusan apapun akan saya terima, karena pada prinsipnya saya juga senang dengan banyak munculnya calon sebagai pesaing di pilkada mendatang, itu yang dinamakan tumbuh berkembangnya demokrasi di Kaltim ini," kata Awang Faroek.
Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Dwianto Purnomosidi mengakui baru satu calon, yakni Awang Faroek Ishak yang menyerahkan kembali formulir penjaringan, dari tiga calon yang mengambil formulir.
"Ketua DPW PAN Darlis Patolongi dalam muswil sudah disepakati diusung sebagai cagub, sementara satu formulir lagi belum dikembalikan berkasnya," kata Dwiyanto.
Pada proses penjaringan ini, menurut Dwiyanto, ada lima calon yang dikehendaki oleh DPW PAN untuk beradu argumentasi terkait visi dan misi secara terbuka, sebelum ditetapkan sebagai calon dan pasangan calon gubernur oleh DPP PAN.
"Ini masih panjang, nantinya hanya ada satu calon yang terpilih yang merupakan calon terbaik dari proses penjaringan gubernur dari PAN," kata Dwiyanto. (*)
Pewarta: Arumanto: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.