Samarinda,(ANTARA-Kaltim)- Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kaltim optimis akan mencapai target Kontrak Kinerja Provinsi (KKP) dengan BKKBN Pusat ,terkait keikutsertaan masyrakat dalam program Keluarga Berencana (KB) pada tahun 2012.
“BKKBN Kaltim pada tahun 2012 ditargetkan sebesar 106.550 akseptor KB baru, sebab hingga September 2012 sudah mencapai 82.365 peserta baru atau sekitar 77,30 persen,†kata Kabid Advokasi dan Penggerak Informasi Lini Lapangan (Advin) BKKBN Kaltim, Drs HN Chasrunsyah, di Samarinda, Senin.(12/11).
Ia mengatakan, BKKBN Kaltim optimis KKP yang ditargetkan oleh BKKBN Pusat untuk tahun 2012 akan tercapai bahkan terlampaui hingga 109 persen , karena rata-rata pencapaian 10.000 perbulan. Jadi sisa waktu hingga Desember 2012 hanya tiga bulan atau masih tersisa 22, 70 persen untuk mencapai target.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya BKKBN Kaltim mampu melampui target KKP, seperti tahun 2011 lalu ditargekan sebanyak 101.625 akseptor baru, namun teralisasi sebanyak 111.282 akseptor atau sekitar 109,50 persen.
Chasrunsyah menjelaskan hingga saat ini tidak ada hambatan yang berarti, apalagi pemerintah Provinsi Kaltim dan 14 Kabupaten dan kota sangat mendukung program kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB). Terbukti sejumlah daerah telah mengajukan usulan untuk penambahan tenaga penyuluh KB di masing-masing daerah .
Meskipun ada kendala hanya pada Medis Operasi Pria (MOP) tidak memenuhi target yakni terealisasi hanya 56 persen. Padahal di beberapa rumah sakit di Kaltim telah tersedia klinik-klinik KB Pria seperti di rumah sakit di Samarinda, Kota Bontang, Kutai Kartanegara dan Balikpapan. Bahkan tidak ada sama sekali, tetapi biasanya hanya ada jika dilakukan pelayanan gratis MOP.
“Tetapi untuk Medis Operasi Wanita (MOW) bahkan hingga saat ini sudah mencapai 300 persen dari target yang di targetkan 500 akseptor MOW,†katanya.
Chasrunsyah berharap kepada peserta KB aktif dari penggunaan kontrasepsi jangka pendek seperti menggunakan pil, suntik dan kondom beralih ke Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD, Implant, MOP dan MOW (*)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.