Beberapa berita politik, Selasa (2/2) menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan untuk 19 permohonan perselisihan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 hingga para pendiri dan senior Partai Demokrat memberikan respons terkait polemik internal partai tersebut.
 
Berikut lima berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:
 
MK gelar sidang lanjutan 19 perkara sengketa hasil Pilkada 2020
 
Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan untuk 19 permohonan perselisihan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang dibagi dalam tiga panel di Gedung MK, Jakarta, Selasa.
 
Selengkapnya baca di sini
 
Kedubes AS konfirmasi bupati terpilih Sabu Raijua warga AS
 
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur menyatakan telah menerima konfirmasi dari Kedutaan Besar Amerika Serikat bahwa bupati terpilih kabupaten Sabu Raijua Orient P Riwu Kore masih berstatus warga Amerika Serikat (AS).
 
Selengkapnya baca di sini
 
Hadapi pandemi, Presiden ingatkan pentingnya miliki "sense of crisis"
 
Presiden RI Joko Widodo mengingatkan pentingnya memiliki "sense of crisis" dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan.
 
Selengkapnya baca di sini
 
Mahfud tanggapi isu ambil alih Partai Demokrat
 
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara membantah isu bahwa dirinya merestui Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengambil alih kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat.
 
Selengkapnya baca di sini
 
Senior Demokrat respon polemik internal partai
 
Para pendiri dan senior Partai Demokrat memberikan respon terkait polemik internal partai tersebut khususnya setelah pernyataan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan ada gerakan pengambilalihan paksa kepemimpinan Demokrat.
 
Selengkapnya baca di sini
 

Pewarta: Boyke Ledy Watra

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2021