Samarinda (Antaranews Kaltim) -  Turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) II yang dijadwalkan berlangsung pada 18-28 Februari 2018 di Samarinda, Kalimantan Timur, hanya diikuti oleh delapan tim sepak bola di Indonesia.

Ketua Panpel PGK Dayang Donna Walfiares Tania di Samarinda, Kaltim, Senin, mengatakan penentuan kuota peserta tersebut sesuai dengan hasil rapat panitia dan telah diskusi dengan berbagai pihak.

Ia menjelaskan bahwa alasan menetapkan peserta sebanyak delapan tim, karena jumlah itu sudah sesuai dengan range waktu yang diberikan PSSI mengingat jadwal PGK sangat mepet dengan Piala Presiden dan jelang dimulainya Liga 1 musim 2018.

"Waktu yang diberikan PSSI itu tanggal 18-28 Februari berkaitan sudah mau memasuki musim liga," kata Donna.

Namun dari delapan klub peserta, pihaknya belum bisa memastikan klub mana saja yang akan ikut ambil bagian.

Pasalnya ada sejumlah tim yang diundang dan sudah menyampaikan tidak bisa mengikuti PGK 2018.

"Untuk kepastian klub sebenarnya kita sudah ada kandidat seperti Persija Persib, Arema, Persebaya, tapi mereka masih mengikuti Piala Presiden. Kita belum bisa mengikutkan mereka karena waktunya sangat mepet, final Piala Presiden tanggal 17 Februari. Kita masih menunggu hasilnya," ungkap Donna.

Salah satu klub yang memastikan tidak ambil bagian di PGK yaitu Persija Jakarta, lantaran Macan Kemayoran juga mempersiapkan diri untuk tampil di level Asia.

Namun pihaknya sudah mencari alternatif pengganti Persija, yaitu Barito Putra.

"Undangan semua klub sebenarnya sudah kita sampaikan. Seperti Persija, tadi malam menyampaikan kalau tidak bisa mengikuti PGK, jadi kita mungkin akan mengganti dengan Barito Putra," kata Donna.

Sejauh ini untuk peserta, pihaknya sudah memastikan ada 4 klub yang ambil bagian yaitu Borneo FC, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, dan Barito Putra.

Ia berharap 4 klub lainnya bisa segera bergabung dan meramaikan PGK 2018. (*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2018