Samarinda (ANTARA Kaltim) -  Atlet panahan asal Kalimantan Timur Nanang Mujiono mengundurkan diri dari panggilan mengikuti pemusatan latihan nasional proyeksi SEA Games 2017, padahal dia satu-satunya atlet Kaltim yang berpeluang masuk tim nasional.

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim Hanafiah di Samarinda, Senin, mengatakan Nanang Mujiono merupakan satu dari tiga atlet Kaltim yang dinyatakan lolos mengikuti program nasional tersebut.

Sementara dua atlet panahan Kaltim lainnya, yakni Suryono Ali dan M Nur harus terdepak dari seleksi, seiring adanya kebijakan baru soal penetapan jumlah atlet pelatnas dari 24 menjadi 16 orang.

"Hanya Nanang yang lolos pelatnas, tapi sayangnya Nanang kemungkinan tidak berangkat memenuhi panggilan itu. Ketika kami tanyakan alasannya, Nanang menyebut persoalan keluarga," jelas Hanafiah.

Sesuai surat dari Pengurus Besar Perpani, Nanang Mujiono sudah harus bergabung dengan pelatnas yang berlangsung di Cibubur pada 9 Februari.

Namun, karena Nanang sudah menyatakan tidak bersedia memenuhi panggilan itu, Perpani Kaltim mencarikan pengganti atlet lain yang punya spesialisasi di nomor compound sesuai dengan kriteria Nanang.

"Sebenarnya kami mengusulkan Suryono Ali sebagai pengganti Nanang, tapi ternyata dia juga tidak bersedia mengikuti pelatnas tersebut. Terpaksa untuk pelatnas kali ini Kaltim tidak punya wakil lagi," tegas Hanafiah.

Ia cukup memahami situasi dan kondisi pelatnas saat ini, sehingga banyak atlet yang punya kesempatan gabung tetapi malah melewatkanya.

"Dulu orang masuk pelatnas itu merasa bangga dan senang, karena semuanya bisa terpenuhi, tapi sekarang malah gaji atletnya sering terlambat," ujar Hanafiah. (*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2017