Samarinda (ANTARA Kaltim) -  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan memperbanyak Kampung Siaga Bencana sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kemungkinan terjadi bencana.

"Saat ini, sudah terbentuk delapan Kampung Siaga Bencana. Dari delapan Kampung Siaga Bencana tersebut, yang baru dibentuk Pemprov Kaltim melalui Dinas Sosial Kaltim pada Sabtu (3/9) adalah KSB Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara," ujar Kepala Dinas Sosial Kaltim Siti Rusmalia Idrus di Samarinda, Kamis.

"Kampung Siaga Bencana itu dibentuk di kampung dan desa yang dinilai rawan bencana. Misalnya, desa atau kampung yang rawan banjir, rawan kebakaran dan rawan longsor," ujarnya.

Kampung Siaga Bencana tersebut lanjut Rusmalia Idrus, biasanya sengaja dibentuk jauh dari ibu kota kabupaten dan kota, agar dapat membantu masyarakat mengatasi bencana di daerah tersebut.

"Kampung Siaga Bencana juga diharapkan mandiri saat mengatasi bencana," tuturnya.

Delapan Kampung Siaga Bencana yang telah dibentuk tersebut yakni, KSB Kota Samarinda di Kelurahan Lempake dan Kelurahan Simpang Tiga Loa Janan Ilir, KSB Kota Balikpapan di Kelurahan Tritip, KSB Kutai Timur di Kelurahan Singa Geweh, KSB Penajam Paser Utara di Kelurahan Sepaku, KSB Paser di Kelurahan Longkali, KSB Kutai Barat di Kampung Lambing dan KSB Kutai Kartanegara di Desa Muara Badak Ulu.

"Untuk KSB Muara Badak Ulu, baru kami bentuk dan latih bagaimana melaksanakan penanganan bencana daerah serta memberikan berbagai peralatan antara lain, tenda keluarga dua unit, matras 60 lembar serta 100 lembar selimut wall," jelas Siti Rusmalia.

Idealnya menurut dia, Kampung Siaga Bencana yang dibentuk di Kaltim yakni, dua KSB di masing-masing kabupaten/kota.

Pemprov Kaltim lanjutnya, tidak serta merta membentuk KSB di daerah rawan bencana karena harus sesuai dengan standar yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yakni, sesuai Indek Resiko Bencana Indonesia (IRBI).

"Diharapkan, dengan pembentukan KSB di kabupaten/kota, khususnya di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, warga yang ada di daerah tersebut dapat mandiri ketika terjadi bencana," kata Siti Rusmalia.(*)

Pewarta: Amirullah

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2016