Samarinda (ANTARA Kaltim) - Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Timur mengandalkan nomor perahu naga untuk memenuhi target emas KONI Kaltim di ajang PON XIX 2016.

Pelatih tim dayung putra Kaltim Abdul Karim di Samarinda, Kamis, mengatakan, bahwa KONI Kaltim telah menargetkan cabang dayung untuk bisa menyumbangkan satu emas pada ajang pesta olahraga empat tahunan tersebut.

"Kami berharap bisa memenuhi target KONI di nomor dragon boot putra 500m, dan dragon boot putri 250m, meskipun di nomor lain seperti kayak juga berpotensi mendapatkan medali," jelasnya.

Abdul Karim mengakui bahwa cabang dayung di Kaltim memang belum bisa berbicara banyak di kancah nasional bila menyangkut persoalan prestasi, karena selama even pelaksanaan PON tim Kaltim belum pernah sekalipun membawa pulang medali emas.

"Prestasi terbaik yang pernah kita capai di ajang PON baru sebatas perunggu, namun demikian kami akan berusaha untuk memenuhi target emas di PON mendatang, ini tantangan bagi kami," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa persiapan tim Kaltim pada even PON XIX 2016 ini memang lebih baik dibanding PON sebelumnya, sebab selain menjalani latihan lokal di Tenggarong, tim dayung juga mengikuti berbagai even dan juga pemusatan latihan di waduk Jatiluhur, Jawa Barat.

"Pada bulan Agustus ini kami akan berangkat ke Banten, untuk mengikuti even sekaligus ajang try out, dan setelah itu kami akan menjalani pemusatan latihan di Jatiluhur, Jawa Barat," jelasnya.

Sementara itu Agus Sofian noor pelatih dayung putri menambahkan bahwa materi para atlet yang masuk dalam tim dayung Kaltim mayoritas merupakan atlet muda, meskipun ada sejumlah atlet senior yang sudah berkiprah di PON sebelumnya.

"Total kita akan menurunkan 36 atlet dan 7 diantaranya merupakan wajah lama, mereka akan mengikuti 13 nomor dari 32 nomor yang dipertandingkan di PON 2016," jelasnya.

Agus berharap dengan seriusnya tim dayung Kaltim menjalani latihan, dukungan terkait peralatan hendaknya segera diwujudkan oleh KONI Kaltim.

"Kami berharap ketika sudah menjalani ujicoba dan training camp nanti alat yang kita minta sudah ada, sehingga langsung bisa diujicobakan para atlet saat menjalani latihan," tegasnya.     (*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Amirullah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2016