Bontang (ANTARA Kaltim) - Pemerintah Kota Bontang mengalokasikan anggaran pengadaan kapal transportasi untuk para guru yang mengajar di pulau-pulau di daerah setempat, seperti Pulau Gusung, pada APBD Perubahan tahun 2015.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bontang Sunaryo saat dihubungi di Bontang, Rabu, mengatakan pengadaan moda transportasi guru ke Pulau Gusung memang sudah masuk dalam APBD-P dan tinggal menunggu realisasinya.

"Pengadaan kapal itu sebagai alat transportasi untuk membantu para guru yang mengajar di pulau-pulau," katanya.

Sebelumnya, para guru mengeluhkan minimnya moda transportasi laut yang hanya satu unit perahu kecil dan sangat berisiko ketika cuaca tidak memungkinkan.

Disdik Bontang lebih memprioritaskan pengadaan transportasi kapal ke Pulau Gusung, karena jumlah guru yang mengajar di pulau tersebut lebih banyak dibanding dengan pulau lainnya, seperti Tihi-tihi dan Selangan.

Menurut Sunaryo, terdapat 52 guru yang mengajar di daerah pesisir, terdiri dari 16 guru tetap (PNS) dan 36 guru honorer. Khusus di Pulau Gusung saat ini tercatat sebanyak 11 guru.

"Yang diutamakan di Pulau Gusung dulu, karena jumlah gurunya lebih banyak. Kalau di Tihi-tihi hanya lima guru yang menyeberang, itu pun juga ada guru yang tinggal di sana," tambahnya.

Sunaryo berharap para pengajar di pulau-pulau bisa sedikit bersabar, karena pemkot terus mengupayakan perbaikan sarana transportasi bagi mereka.  

"Disdik tidak tutup mata dan tutup telinga mengenai minimnya sarana transportasi di daerah pesisir dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk membenahinya," ujarnya.

Wali Kota Bontang Adi Darma sebelumnya juga mengatakan pemkot akan memprioritaskan perbaikan sarana pendidikan, termasuk menunjang sarana dan prasarana di wilayah pesisir. (Adv/*)

Pewarta: Irwan

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2015