Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Samarinda Komisaris Besar Polisi Hendri Umar meminta masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026, agar selalu mewaspadai berbagai aksi kejahatan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
"Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap ekstra waspada terhadap potensi tindak kriminalitas yang mengincar rumah kosong maupun pemudik di perjalanan," kata dia di Samarinda, Jumat.
Menurut Hendri, langkah antisipasi pertama yang disarankan oleh pihak kepolisian adalah mempersiapkan segala kebutuhan mudik dengan matang jauh hari sebelum jadwal keberangkatan tiba.
Ia menyarankan setiap pemudik wajib memastikan rumah dalam keadaan terkunci rapat dan seluruh akses masuk seperti pintu serta jendela telah tergembok dengan kuat demi memberikan tingkat keamanan yang maksimal.
Selain memastikan aspek keamanan pintu masuk, warga juga harus teliti memeriksa area dapur untuk mengecek kompor, aliran gas, serta peralatan listrik lainnya agar sudah benar-benar dalam keadaan mati sebelum bangunan rumah tersebut ditinggalkan untuk mencegah kebakaran.
Bagi masyarakat yang tidak membawa kendaraan pribadi saat pulang ke kampung halaman, Polresta Samarinda telah menyiapkan sebuah solusi berupa layanan penitipan kendaraan roda dua maupun roda empat yang bisa dititip kantor polisi terdekat.
Baca juga: Warga Penajam disarankan titip rumah pada tetangga saat mudik
"Warga dipersilakan untuk menitipkan kendaraan bermotor mereka di Markas Komando (Mako) Polresta Samarinda maupun di seluruh Mako Polsek jajaran yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah ibu kota Provinsi Kalimantan Timur tersebut," cakap Hendri.
Disampaikan dia, layanan penitipan khusus bagi para pemudik ini sama sekali tidak dipungut biaya dan seluruh kendaraan yang dititipkan dijamin untuk dijaga.
Sebagai sebuah alternatif tambahan yang tak kalah aman, warga juga diizinkan untuk menitipkan kendaraan berharganya di area kantor kelurahan yang sudah dilengkapi dengan sistem pengamanan dari pihak kepolisian bersama para petugas pengamanan swakarsa.
"Guna meminimalisasi ruang gerak para pelaku kejahatan selama musim libur panjang, kami juga berkomitmen akan terus menggencarkan kegiatan patroli rutin dan berkala secara lebih masif ke berbagai penjuru kota," tegas Hendri.
Beralih pada aspek keselamatan transportasi yang tidak kalah pentingnya, Hendri juga berpesan kepada para pemudik yang bertindak sebagai pengemudi untuk selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengendalikan kendaraannya di jalan raya.
Berdasarkan catatan evaluasi pada rentang momen arus mudik Lebaran tahun lalu saja, pihak kepolisian mencatat bahwa telah terjadi setidaknya tujuh kasus kecelakaan lalu lintas yang cukup serius di dalam cakupan wilayah kota.
Baca juga: Pelni kerahkan lima kapal angkut pemudik dari Balikpapan
Editor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026