Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengembangkan ekstrakurikuler robotika di sekolah di kawasan ibu kota baru Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, guna membangun sumber daya manusia (SDM).
"Anak-anak harus memiliki pengetahuan tentang robotika dan siap menghadapi perkembangan teknologi ke depan,” ujar guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kabupaten Penajam Paser Utara Ayu Desi Wilujeng ketika ditanya mengenai program robotika di Sepaku, Jumat.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Otorita IKN Tonny Agus Setiono mengatakan pengembangan ekstrakurikuler robotika diawali dengan pelatihan dirancang untuk memperkuat kemampuan guru, baik secara teori maupun praktik.
Dia mengharapkan sekolah dapat membentuk ekstrakurikuler robotika.
Dia mengaku menyiapkan peserta didik mengikuti kompetisi secara berkelanjutan, kemudian setiap sekolah juga dibekali perangkat berupa toolkit, trainer kit, serta dua robot jenis wall follower dan transporter untuk praktik pembelajaran.
Program tersebut diikuti 13 sekolah menengah pertama (SMP) dan tujuh SMA/Madrasah Aliah (MA) di wilayah delineasi IKN.
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Agung Indrajit mengatakan guru juga menjalani pendampingan intensif selama empat bulan bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Politeknik Negeri Samarinda.
Robotika bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga membangun pola pikir inovatif, kolaboratif, dan adaptif.
Ia mengatakan pengembangan robotika menjadi langkah strategis guna menyiapkan SDM yang memiliki keterampilan masa depan.
Baca juga: Kaltim akselerasi pembangunan sarana sekolah
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026