Pemerintah Kota Balikpapan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat dan Forkopimda Kalimantan Timur, mengecek langsung situasi sekaligus pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan rombongan mengunjungi sejumlah gereja dan beberapa pos pengamanan.

Rombongan juga melihat pengaturan lalu lintas terutama di titik-titik yang macet dengan ramainya jemaat gereja, pengaturan parkir, dan kesiagaan personel gabungan yang bertugas.

“Kami ingin memastikan langsung perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian. Alhamdulillah, sejauh ini semuanya berjalan sesuai harapan,” kata Wali Kota Rahmad, Kamis.

Rahmad juga menyampaikan apresiasi kepada personel gabungan TNI, polisi, anggota Satuan Polisi Pamong Praja, personel Dinas Perhubungan, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tenaga kesehatan, hingga relawan yang disiagakan.

“Kehadiran petugas di lapangan,  penting untuk memberi rasa aman bagi masyarakat,”  tegas wali kota.

Balikpapan, jelas Rahmad, sebagai kota yang majemuk dan sangat beragam di segala hal, membutuhkan sinergi seluruh pihak untuk menjaga suasana kondusif. Pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan saling menghormati.

Wali kota juga menyampaikan ucapan selamat Natal kepada umat Kristiani. Ia berharap perayaan Natal dan Tahun Baru membawa kebahagiaan, keberkahan, serta mempererat persaudaraan antarwarga.

Selain fokus pada keamanan, Pemerintah Kota Balikpapan juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan akibat cuaca ekstrem.

Rahmad mengingatkan bahwa periode Nataru bertepatan dengan puncak musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir atau tanah longsor.

“Kita sedang berada di puncak musim hujan. Saya sudah instruksikan semua instansi terkait untuk siaga, cepat respons, dan memastikan masyarakat tetap merasa aman,” ujarnya.

Pemkot Balikpapan meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan, terutama pada wilayah rawan banjir dan  longsor. Koordinasi lintas instansi diminta berjalan efektif untuk mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat. 

 

Pewarta: Novi Abdi

Editor : M.Ghofar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2025